Sebuah bangunan di Tangerang Selatan meledak pada Rabu malam, menyebabkan kekhawatiran di kalangan warga setempat. Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor DH Inkiriwang, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Kejadian ini berlangsung di Gedung Nucleus Farma, Jalan Jombang Raya, Kelurahan Pondok Pucung, dengan laporan pertama masuk sekitar pukul 20.30 WIB diikuti tindakan cepat dari pihak kepolisian.
Pengamanan Lokasi dan Penyelidikan Awal
Kapolres Victor menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim dari kepolisian langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengamanan. "Mengamankan sekitar TKP untuk memastikan bahwa di sekitaran TKP steril," ujarnya.
Langkah pengamanan dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat sekitar tempat kejadian. Selain itu, penyisiran area juga dilakukan guna menghindari potensi bahaya lebih lanjut.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Koordinasi dengan Tim Penjinak Bom
Victor mengungkapkan bahwa Polres telah bekerja sama dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Brimob Polda Metro Jaya. Tim ini bertugas untuk memeriksa dan melakukan sterilisasi di area kejadian tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada bom atau residu bahan peledak di lokasi. "Setelah dilakukan pemeriksaan dan sterilisasi terhadap tempat kejadian perkara ini, tidak ditemukan adanya bom atau residu bahan peledak," ujar Victor.
Status Kasus dan Tindakan Lanjutan
Saat ini, Polres Tangerang Selatan terus melanjutkan penyelidikan untuk menetapkan asal muasal ledakan yang terjadi. Penyelidikan ini penting untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat di daerah tersebut.
Victor juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan penyelidikan. Semua langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: