Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 11:50 WIB

Perayaan HUT ke-80 TNI: Kapal Selam Otonom KSOT-008 Memukau Pengunjung di Monas

Author

Perayaan HUT ke-80 TNI: Kapal Selam Otonom KSOT-008 Memukau Pengunjung di Monas

Dalam perayaan HUT ke-80 TNI di Monas pada 5 Oktober 2025, kapal selam tanpa awak otonom KSOT-008 mencuri perhatian banyak pengunjung.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Dikembangkan oleh PT PAL Indonesia, kapal ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pertahanan maritim Indonesia, membawa inovasi terbaru di sektor pertahanan.

Inovasi Pertahanan Maritim

Kapal Selam Autonomous (KSOT-008) diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya pada acara HUT ke-80 TNI. Kapal ini dirancang lebih kecil dibandingkan kapal selam konvensional, namun dilengkapi dengan teknologi canggih.

PT PAL Indonesia di bawah kerja sama dengan Diehl Defense dari Jerman, menghasilkan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan kapal selam dalam menghadapi tantangan di laut.

Direktur PT PAL, dalam presentasinya, menekankan bahwa KSOT-008 dirancang dengan kemampuan otonom, sehingga dapat beroperasi tanpa awak dan memastikan pelaksanaan tugas yang lebih efisien dengan risiko yang lebih rendah.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Spesifikasi dan Kapabilitas KSOT-008

KSOT-008 memiliki bobot total 37,28 ton, panjang 15 meter, lebar 2,2 meter, dan draft 1,85 meter. Kapal ini mampu beroperasi dengan kecepatan maksimum 20 knot, menjadikannya salah satu aset penting dalam armada maritim Indonesia.

Dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI), kapal ini dapat dikendalikan dari jarak jauh, yang memungkinkan pengiriman data dan informasi ke pusat komando secara real-time.

Kemampuan baru yang diperkenalkan melalui KSOT-008 termasuk pelaksanaan patroli serta kemampuan untuk meluncurkan torpedo dari kedalaman laut.

Potensi dan Tantangan Produksi

Dalam konteks Indonesia yang terdiri dari 70% perairan, pengembangan kapal selam seperti KSOT-008 dianggap sebagai langkah strategis. Kapal ini diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan di wilayah perairan Indonesia.

Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada produksi KSOT-008 juga lebih tinggi dibandingkan kapal perang lainnya, menandakan komitmen Indonesia dalam mengembangkan industri pertahanan domestik.

Dengan banyak negara maju yang belum memiliki kapal selam otonom, KSOT-008 dipandang sebagai potensi penting untuk keunggulan kompetitif Indonesia di bidang teknologi pertahanan.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU