Tim pencarian dan pertolongan menemukan satu jenazah tambahan di reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, membawa total korban meninggal menjadi sembilan orang.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan bahwa empat jenazah telah dievakuasi dan tengah dalam proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
Detail Penemuan Jenazah dan Proses Evakuasi
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa tim pencarian gabungan berhasil menemukan empat jenazah dalam keadaan meninggal di lokasi reruntuhan.
Keempat jenazah tersebut segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Jumat ini, jumlah total jenazah yang ditemukan telah mencapai sembilan orang, menunjukkan perluasan operasi pencarian di area tersebut.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Korban yang Masih Dalam Proses Pencarian
Sebanyak 54 orang masih dalam proses pencarian, sesuai dengan daftar absensi santri yang dirilis oleh pihak pondok pesantren.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyatakan bahwa evakuasi akan terus berlanjut hingga semua korban yang mungkin masih terjebak ditemukan.
Saat ini, petugas SAR juga menyatakan bahwa alat berat sudah menyelesaikan pembersihan dua lantai bangunan, dengan satu lantai tersisa sebagai target pembersihan.
Pernyataan Resmi dari Pihak Berwenang
Nanang Sigit menegaskan, 'Kemungkinan lebih banyak korban yang akan ditemukan,' menekankan pentingnya pengawasan selama proses pembersihan.
Ia juga menjelaskan bahwa upaya evakuasi hingga saat ini berjalan lancar, dan tim pencarian berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: