Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 22:17 WIB

Pidato Prabowo di PBB: Respons Positif dan Harapan untuk Palestina

Author

Pidato Prabowo di PBB: Respons Positif dan Harapan untuk Palestina

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 mendapatkan respons positif dari sejumlah pemimpin dunia. Dalam pidato tersebut, Prabowo menyoroti pentingnya solusi substansial untuk konflik internasional, terutama yang terkait dengan Palestina.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Prabowo mengungkapkan bahwa banyak kepala negara yang menghubunginya setelah pidato, mencerminkan ketertarikan dunia internasional terhadap sikap Indonesia dalam menyelesaikan isu konflik secara konstruktif.

Respon Positif dari Pemimpin Dunia

Usai pidato yang disampaikan pada 23 September 2025, Prabowo menjelaskan bahwa sejumlah kepala negara menghubunginya, menandakan perhatian yang tinggi terhadap isi pidatonya. 'Ya, beberapa kepala negara nelfon saya ada yang datang juga ke saya,' katanya, tanpa merinci siapa saja yang menghubungi.

Menurut Prabowo, para pemimpin tersebut terkesan dengan sikap Indonesia yang berupaya mencari titik tengah dalam berbagai isu internasional. 'Mereka terkesan oleh sikap Indonesia yang benar-benar ingin mencari penyelesaian yang substantif,' tambahnya.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Harapan untuk Terobosan dalam Isu Palestina

Prabowo juga mengekspresikan harapannya untuk penyelesaian masalah Palestina, menekankan pentingnya gencatan senjata demi rakyat Gaza. 'Mungkin kali ini bisa tercapai terobosan khususnya di persoalan Palestina-Gaza,' ungkapnya.

Dia melanjutkan bahwa saat ini terdapat itikad baik dari banyak pihak untuk mencapai kesepakatan. 'Kita segera butuh gencatan senjata untuk rakyat Gaza dan penyelesaian yang substantif,' ujarnya.

Tema Pidato 'Seruan Indonesia untuk Harapan'

Dalam pidato tersebut, Prabowo mengangkat tema 'Seruan Indonesia untuk Harapan', yang menekankan pentingnya solusi dua negara bagi konflik Palestina dan Israel. 'Satu-satunya solusi adalah solusi dua negara. Dua keturunan Ibrahim harus hidup dalam rekonsiliasi, perdamaian, dan harmoni,' ucapnya.

Meskipun menyadari bahwa solusi tersebut mungkin tampak ideal, Prabowo menyatakan bahwa 'ini adalah mimpi indah yang harus kita upayakan bersama.' Dia mengajak semua pihak untuk melanjutkan perjalanan menuju harapan kemanusiaan yang lebih baik.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU