Proses mediasi perceraian antara Eza Gionino dan Meiza Aulia berlangsung di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, pada Senin, 22 September 2025, dengan hasil kesepakatan mengenai hak asuh anak dan nafkah.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Mediasi ini merupakan pertemuan pertama antara keduanya setelah sebulan tanpa adanya komunikasi.
Proses Mediasi dan Kesepakatan
Proses mediasi yang berlangsung pada Senin di Pengadilan Agama Cibinong menghasilkan keputusan penting terkait hak asuh anak-anak Eza Gionino dan Meiza Aulia. Menurut Rendi Rumapea, kuasa hukum Meiza, hak asuh anak sepakat diberikan kepada Meiza, serta mencakup nafkah yang akan ditanggung oleh Eza.
Rendi menyampaikan, "Jadi sudah ada sebagian kesepakatan, sepakat untuk perceraian juga ya, sepakat untuk hak asuh anak ada di Mbak Echa atau klien kami dan juga terkait nafkah anak juga." Ia juga menambahkan bahwa perincian tentang nominal nafkah belum dapat diungkapkan, mengingat hal ini disesuaikan dengan kemampuan Eza.
Mediasi ini berlangsung cukup lama karena kedua pihak tidak berkomunikasi selama sebulan terakhir. Rendi menekankan bahwa sesi ini menjadi wadah untuk menyampaikan keinginan dan mempertimbangkan masa depan anak-anak.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Akses Eza kepada Anak
Meskipun hak asuh diberikan kepada Meiza, Eza diizinkan untuk bertemu anak-anaknya tanpa adanya batasan. Rendi menyatakan, "Jadi memang pada intinya dari sisi Mbak Echa tetap kooperatif, bahwa anak-anak juga harus butuh yang namanya figur seorang ayah dalam hal tumbuh kembangnya nanti."
Selama sebulan terakhir, Eza tidak dapat bertemu dengan anak-anaknya. Rendi mengungkapkan bahwa kliennya membutuhkan ruang sambil menunggu keputusan final dari perceraian ini, tetapi tetap berkomitmen untuk terlibat dalam kehidupan anak-anak.
Menurut Rendi, tidak ada batasan waktu dalam pertemuan tersebut, sehingga Eza dapat berpartisipasi lebih aktif dalam kehidupan buah hati mereka.
Latar Belakang Perceraian
Eza Gionino menghadapi gugatan perceraian yang diajukan oleh istrinya, Meiza Aulia Coritha, di Pengadilan Agama Cibinong pada 3 September 2025. Menurut informasi dari Humas Pengadilan, gugatan tersebut telah terdaftar secara resmi dengan Meiza sebagai penggugat.
Eza menyatakan bahwa perceraian ini semata-mata berkaitan dengan masalah komunikasi internal, tanpa adanya isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau perselingkuhan. Mereka telah menjalin kehidupan rumah tangga selama tujuh tahun dan memiliki tiga orang anak, yang masing-masing lahir pada tahun 2019, 2021, dan 2022.
Eza Gionino dikenal sebagai aktor sinetron dengan banyak karya, termasuk "Bawang Putih Bawang Merah" (2007) dan "Cinta Setelah Cinta" (2022), yang telah mendapatkan perhatian publik.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: