Rabu, 18 JUNI 2025 • 08:51 WIB

Inovasi Teknologi Robotik di Mayapada Hospital Surabaya untuk Penggantian Sendi Lutut

Author

urbanvibe.id – Inovasi dalam dunia medis menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam prosedur penggantian sendi lutut atau Total Knee Replacement (TKR). Mayapada Hospital Surabaya menjadi rumah sakit pertama di Jawa Timur yang menerapkan teknologi robotik VELYS™ Robotic-Assisted Solution untuk menjamin presisi dan keamanan dalam operasi.

Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi risiko penempatan implan yang salah, serta memberikan kenyamanan bagi pasien pascaoperasi. Hal ini menjadi langkah maju dalam pelayanan kesehatan yang berorientasi pada hasil yang lebih baik dan kepuasan pasien.

Teknologi Robotik VELYS™ dan Keunggulannya

Mayapada Hospital Surabaya mengadopsi VELYS™ Robotic-Assisted Solution untuk meningkatkan ketepatan dalam operasi lutut. Dengan teknologi ini, risiko kesalahan penempatan implan dan nyeri pascaoperasi dapat diminimalisir.

Dr. Dwikora Novembri Utomo, seorang dokter spesialis ortopedi di rumah sakit ini menyatakan, ‘Dengan teknologi ini, tim dokter dapat melihat struktur anatomi dan pergerakan lutut pasien secara real-time dan detail melalui visualisasi 3D.’

Pendekatan ini memungkinkan pemasangan implan dilakukan dengan cara yang lebih presisi, sehingga berpotensi mengurangi risiko kesehatan akibat kesalahan penempatan. Selain itu, proses perencanaan operasi dapat disesuaikan dengan anatomi pasien berdasarkan pemindaian yang dilakukan sebelumnya.

Manfaat Lain dari Teknologi Robotik

Pemasangan implan yang lebih presisi membuat umur implan lutut lebih panjang, sehingga pasien tak perlu khawatir untuk menjalani operasi ulang dalam waktu dekat. Prof. Dwikora menambahkan, ‘Dengan teknologi robotik, dokter dapat membuat desain implan yang disesuaikan dengan kondisi anatomi pasien.’

Dokter spesialis ortopedi lainnya, dr. Reyner Valiant Tumbelaka, M.Ked.Klin, Sp.OT, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi robotik ini memberi banyak keuntungan, termasuk pengurangan nyeri pascaoperasi serta mempercepat proses pemulihan. Ia menekankan, ‘Teknologi ini membuat prosedur bedah lebih terkontrol sehingga jaringan lunak seperti otot, ligamen, dan saraf tidak banyak terganggu.’

Akibatnya, waktu rawat inap pasien akan menjadi lebih pendek dan mereka dapat kembali beraktivitas dengan cepat. Masa pemulihan penuh setelah operasi cenderung berlangsung antara 6 hingga 12 minggu, dengan dukungan program rehabilitasi yang intensif.

Komitmen Mayapada Hospital dalam Pelayanan Kesehatan

Direktur Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, M.D., FISQua, menekankan bahwa rumah sakit tersebut berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang berfokus pada pasien. Ia menyebut, ‘Kami memiliki tim dokter multispesialis di Orthopedic Center yang berpengalaman dalam menangani kasus tulang dan sendi secara advanced.’

Rumah sakit ini juga meluncurkan aplikasi MyCare yang memudahkan pasien dalam memantau kesehatan diri dan menjadwalkan janji temu. Aplikasi ini dilengkapi fitur edukasi kesehatan serta promo layanan medis.

Pasien dapat menghitung langkah harian, kalori terbakar, detak jantung, dan Body Mass Index (BMI) melalui aplikasi ini. Dengan demikian, pasien dapat lebih terlibat dalam proses pemulihan setelah menjalani operasi dan Merasa lebih nyaman serta aman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU