Kamis, 10 JULI 2025 • 03:11 WIB

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Lapor Kasus Perundungan ke KPAI

Author

urbanvibe.id – Ahmad Dhani dan Mulan Jameela mengambil langkah tegas terkait dugaan perundungan yang dialami anak mereka, SF, di media sosial. Mereka melaporkan kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan berencana meneruskan proses hukum.

Kuasa hukum mereka, Aldwin Rahadian, mengonfirmasi bahwa pelaporan ini dilakukan untuk melindungi hak-hak anak dari pelanggaran yang terjadi di platform media sosial.

Tindakan Tegas terhadap Perundungan

Kuasa hukum Aldwin Rahadian membenarkan bahwa Dhani dan Mulan telah melapor ke KPAI. Aldwin menyebutkan terdapat sejumlah akun di media sosial yang melanggar hak-hak anak, termasuk akun yang dikelola oleh Lita Gading.

Aldwin menjelaskan, “Ada indikasi beberapa akun, yang salah satunya akun Lita Gading. Di situ kami lihat itu menampilkan foto anak di bawah umur, nama anak, yang memprovokasi persoalan-persoalan stigma orang tuanya, seolah-olah membenarkan tindakan netizen mem-bully anak itu.”

Ia juga menegaskan bahwa tindakan tersebut jelas melanggar hak anak atas perlindungan dan privasi. Selain itu, hak untuk tidak diliput media dapat berdampak negatif terhadap aspek psikososial anak.

Potensi Tindak Pidana

Aldwin menerangkan bahwa tindakan para pelaku, termasuk Lita Gading, bisa berujung pada proses hukum mengingat ada unsur pidana. Dalam hal ini, pelanggar dapat dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang ITE.

Ahmad Dhani menambahkan bahwa kasus ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, terutama karena pelaku yang dilaporkan mengaku sebagai psikolog. “Kalau sudah mengaku psikolog dan psikiater, enggak ada kata maaf,” tegas Dhani.

Dhani juga menganggap situasi ini sebagai edukasi bagi masyarakat, agar lebih peka dalam melindungi anak-anak dari kekerasan, baik fisik maupun psikis.

Langkah Dhani dan Mulan

Ahmad Dhani mengungkapkan rasa ketidakberdayaannya setelah menyaksikan video yang diunggah Lita Gading, yang dianggapnya telah menyudutkan putrinya. “Pas saya tonton videonya, saya langsung ngerasa, ini enggak bisa didiemin,” ucap Dhani.

Setelah melapor ke KPAI, Dhani mengungkapkan rencananya untuk meneruskan laporan ke pihak kepolisian. Langkah ini menunjukkan keseriusan Dhani dalam mencari keadilan bagi anaknya.

Dhani berharap langkahnya ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong masyarakat untuk lebih melindungi anak-anak dari kejahatan serupa di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU