Insiden Menghebohkan di Laga Dewa United dan Bhayangkara FC: Dari Kemenangan ke Kontroversi
Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United dan Bhayangkara FC, yang segera menjadi sorotan luas di media sosial.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026) berakhir dengan kemenangan Dewa United 2-1, namun tidak luput dari kericuhan di lapangan.
Dewa United tampil menonjol dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC, mencetak dua gol melalui Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis. Gol balasan dari Bhayangkara FC datang dari Aqilah Lussnah, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Setelah peluit akhir dibunyikan, situasi di lapangan semakin tegang, dan kericuhan melibatkan pemain dari kedua belah pihak mulai memanas. Insiden ini segera menarik perhatian media dan penggemar di seluruh Indonesia.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan tindakan seorang pemain Bhayangkara FC yang melakukan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United, menyentuh bagian leher. Tindakan ini tentunya tidak dapat diterima dalam arena olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi sportivitas.
Selain itu, muncul laporan mengenai seorang pemain Bhayangkara FC bernama Fadly Alberto yang diduga terlibat dalam tindakan kekerasan serupa. Rekaman insiden ini telah membuat netizen bereaksi keras, menuntut pertanggungjawaban.
Asisten pelatih Dewa United, Firman Utina, tidak tinggal diam dan membagikan perasaannya melalui Instagram. Ia memperlihatkan rasa kesalnya terhadap pelatih kiper Bhayangkara FC, Ferdiansyah, yang dituduh terlibat dalam pemukulan dengan menulis, 'Kamu tuh pelatih, bukan preman. Makanya kursus jangan tidur, supaya belajar sama-sama.'
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, juga mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang kejadian ini. Ia menekankan bahwa penting untuk memberikan contoh yang baik terutama bagi pemain-pemain muda yang mengidolakan mereka.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: