Peningkatan Kendaraan di Tol Menuju Lebaran 2026 Tembus 1,3 Juta Unit
Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan dengan total kendaraan yang melintas di berbagai tol regional mencapai 1.311.659 unit dari H-10 hingga H-4 Idulfitri 1447 H.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Kenaikan ini sebesar 2,85 persen dibandingkan lalu lintas normal, mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa menjadi penyumbang terbesar dengan 586.770 kendaraan, meningkat 1,66 persen dari kondisi normal.
Arus keluar dari Kota Medan melalui Gerbang Tol Amplas tercatat 151.890 kendaraan, mengalami kenaikan 6,55 persen dari biasanya.
Sementara itu, 138.751 kendaraan tercatat memasuki Kota Medan melalui GT Amplas dengan kenaikan 2,66 persen.
Di ruas Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, total kendaraan melintas mencapai 116.878 dengan lonjakan 10,27 persen, terutama akses menuju Bandara Internasional Kualanamu yang meningkat lebih dari 13 persen.
Di luar Sumatera, ruas Tol Balikpapan–Samarinda juga mengalami peningkatan, mencatat 83.158 kendaraan, meningkat 13,17 persen dari kondisi normal.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Ruas Tol Manado–Bitung juga sibuk dengan total 52.024 kendaraan, naik 13,06 persen.
Puncak lonjakan terlihat di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan dengan total 111.507 kendaraan, meningkat hingga 18,05 persen dari biasanya.
Angka ini menunjukkan pergerakan tinggi menuju destinasi wisata dan kampung halaman, terutama di wilayah DIY dan sekitarnya.
Jasa Marga telah mengantisipasi peningkatan mobilitas dengan memperkuat layanan darurat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa Call Center kini tersedia pada nomor 133 untuk mempermudah akses dalam situasi darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: