Panglima TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Menjadi Siaga 1 dalam Menghadapi Krisi Global
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memerintahkan seluruh jajaran TNI untuk meningkatkan tingkat kesiapsiagaan menjadi siaga 1.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Perintah ini bertujuan untuk mengantisipasi dinamika global yang terus berubah, terutama terkait eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026, yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun, mengeluarkan perintah siaga 1 pada 1 Maret 2026.
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menekankan bahwa peningkatan kesiapsiagaan merupakan bagian integral dari tugas TNI untuk melindungi negara.
Ia menegaskan, "Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yang diamanatkan dalam UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara."
Keputusan ini berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan dengan fokus utama pada pengamanan nasional.
Dalam telegram tersebut, Panglima TNI memberikan tujuh instruksi yang harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI, termasuk penyiagaan personel dan alat utama sistem persenjataan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Salah satu instruksi pentingnya adalah meningkatkan patroli di obyek vital strategis, seperti bandara, pelabuhan laut dan sungai, serta stasiun kereta api yang dianggap krusial.
Komando Pertahanan Udara Nasional diminta untuk melakukan deteksi dini dan pengamatan udara secara berkelanjutan selama 24 jam guna meningkatkan pengamanan.
Instruksi ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketersediaan informasi yang akurat terkait potensi ancaman.
Badan Intelijen Strategis juga diminta untuk melakukan pendataan terhadap warga negara Indonesia yang terjebak di negara-negara yang terdampak konflik, dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri.
Di dalam negeri, Kodam Jaya diinstruksikan untuk meningkatkan patroli di kawasan kedutaan besar serta lokasi strategis lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: