BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 02 MARET 2026 • 14:58 WIB

Iran Tegaskan Posisi Teguh terhadap AS Tanpa Negosiasi

Iran Tegaskan Posisi Teguh terhadap AS Tanpa NegosiasiIran Tegaskan Posisi Teguh terhadap AS Tanpa Negosiasi

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa negaranya tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan ini muncul sebagai respon terhadap laporan yang menyebutkan inisiatif untuk melanjutkan pembicaraan dengan Washington.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Larijani menekankan bahwa AS kini berada dalam situasi sulit akibat kebijakan yang diambil oleh mantan Presiden Donald Trump. Ia juga menyatakan bahwa rakyat Iran tengah berjuang menghadapi berbagai ancaman eksternal.

Penegasan Larijani Terhadap Negosiasi

Dalam kicauannya di X, Larijani secara tegas menyatakan, 'Kami tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat'. Pernyataan ini dilontarkan pada Senin, 2 Maret 2026, sebagai klarifikasi atas kabar bahwa ia ingin melanjutkan dialog dengan AS melalui perantara Kesultanan Oman.

Larijani mengecam kebijakan luar negeri Trump, menganggapnya telah mengubah slogan 'America First' menjadi 'Israel First'. Ia berpendapat bahwa tindakan Trump justru telah mengorbankan tentara Amerika demi kepentingan politik Israel yang ambisius.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Konteks Serangan AS-Israel

Sebelum pernyataan Larijani, Donald Trump seru untuk mengubah pemerintahan Iran setelah serangan gabungan AS-Israel yang mengakibatkan kematian beberapa pemimpin Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dalam sebuah video, ia menyerukan rakyat Iran untuk bangkit dan merebut kembali negara mereka.

Larijani menekankan bahwa saat ini bangsa Iran sedang berjuang untuk membela diri dan menyatakan bahwa militer Iran tidak pernah memulai agresi. Ini menandai posisi defensif Iran yang semakin jelas dalam menghadapi serangan.

Desakan dan Peringatan dari Trump

Trump kembali mendesak Garda Revolusi dan militer Iran untuk menerima kekebalan penuh atau berhadapan dengan kematian yang pasti. Dalam peringatannya, ia menyatakan, 'Itu akan menjadi kematian yang pasti. Itu tidak akan menyenangkan'.

Ketegangan antara Iran dan AS semakin meningkat pasca pernyataan ini, menciptakan situasi diplomatik yang semakin rumit. Peringatan Trump menggambarkan suasana yang penuh konfrontasi, menciptakan kekhawatiran akan potensi konflik yang lebih besar.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Tegaskan Posisi Teguh terhadap AS Tanpa Negosiasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!