BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 11:14 WIB

Erupsi Gunung Ile Lewotolok: Aktivitas Meningkat dan Peringatan untuk Warga

Erupsi Gunung Ile Lewotolok: Aktivitas Meningkat dan Peringatan untuk WargaErupsi Gunung Ile Lewotolok: Aktivitas Meningkat dan Peringatan untuk Warga

Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami peningkatan aktivitas erupsi yang mengkhawatirkan. Pada Kamis (26/2/2026), gunung ini mencatat 58 letusan dalam satu hari yang terdeteksi oleh alat pengamat.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Letusan tersebut melontarkan material pijar dengan jarak mencapai 300 meter dari kawah. Tim Pos Pengamat Gunung Api terus memantau aktivitas seismik dan memberikan peringatan kepada masyarakat di sekitar.

Aktivitas Seismik dan Letusan

Dalam pengamatan pada 26 Februari 2026, Gunung Ile Lewotolok tercatat telah mengalami 58 letusan. Data dari seismogram menunjukkan amplitudo letusan berkisar antara 8.6 hingga 21.2 mm.

Stanislaus Ara Kian, petugas dari Pos Pengamat, juga mencatat kolom erupsi mencapai tinggi 200 hingga 250 meter, dengan asap berwarna kelabu dan hitam. Pemantauan intensif dilakukan untuk menilai perkembangan kondisi gunung ini.

Selain letusan, tim juga mencatat 121 kali gempa embusan dengan amplitudo antara 1.9 hingga 11.8 mm yang menunjukkan aktivitas geologi yang tidak normal di wilayah tersebut.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Peringatan dan Ancaman Potensial

Stanislaus mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area dalam radius 2 kilometer dari pusat gunung. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko yang berpotensi timbul akibat aktivitas vulkanik yang meningkat.

Ancaman lain juga diidentifikasi, termasuk kemungkinan terjadi guguran lava dan awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut. Masyarakat diharapkan untuk menggunakan alat pelindung seperti masker dan pelindung mata saat berada di luar rumah.

Masyarakat juga disarankan untuk menutup tempat penampungan air bersih agar tidak terpapar abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan.

Status Aktivitas Vulkanik

Saat ini, status aktivitas Gunung Ile Lewotolok berada pada level II, yang menunjukkan kondisi waspada. Penilaian ini dilakukan berdasarkan pengamatan terkini dan protokol keselamatan yang kini diterapkan di daerah tersebut.

Langkah-langkah awal untuk meminimalisasi dampak erupsi termasuk melakukan patroli rutin dan memberikan informasi terbaru dari Pos Pengamat Gunung Api. Otoritas setempat secara aktif memberikan pembaruan mengenai kondisi dan tindakan yang perlu diambil oleh penduduk.

Dengan kondisi yang ada, penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Erupsi Gunung Ile Lewotolok: Aktivitas Meningkat dan Peringatan untuk Warga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!