Korea Selatan Memperkenalkan Kebijakan Bebas Visa untuk Wisatawan Indonesia
Korea Selatan berencana menghapuskan persyaratan visa bagi wisatawan dari Indonesia, dalam rangka menarik lebih banyak pengunjung ke negara tersebut.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Inisiatif ini diumumkan dalam pertemuan National Tourism Strategy Meeting ke-11 dan akan diterapkan untuk perjalanan kelompok.
Dalam kebijakan ini, wisatawan Indonesia akan menerima fasilitas bebas visa secara uji coba, di mana kelompok yang terdiri dari tiga orang atau lebih dapat berkunjung tanpa visa.
Pengumuman mengenai kebijakan ini disampaikan oleh Presiden Lee Jae Myung dan Perdana Menteri Kim Min-seok dalam sebuah acara resmi.
Ini diharapkan dapat mempermudah akses wisata ke Korea Selatan dan berdampak positif terhadap kunjungan dari negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Selain turis Indonesia, kebijakan ini juga memperluas syarat visa bagi warga dari China dan negara-negara Asia Tenggara lain yang sebelumnya merupakan pengunjung Korea, memungkinkan mereka untuk mengajukan visa multiple-entry hingga lima tahun.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Korea Selatan juga berencana untuk memperluas sistem gerbang imigrasi otomatis bagi wisatawan internasional, yang sebelumnya hanya tersedia untuk 18 negara seperti Jepang dan Australia.
Kini, fasilitas ini juga diperluas untuk warga negara anggota Uni Eropa, meningkatkan kecepatan dan kenyamanan proses masuk di bandara.
Pemerintah juga mendorong pengembangan pariwisata di luar kota Seoul, sehingga lebih banyak wilayah yang menjadi tujuan wisata.
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi akan meningkatkan penerbangan internasional langsung ke bandara regional, menawarkan hak lalu lintas udara khusus dan potongan biaya kepada maskapai.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, pemerintah Korea Selatan akan meluncurkan kampanye Visit Korea 2027-2029, yang fokus pada promosi pengalaman wisata beragam seperti K-beauty dan K-food.
Presiden Lee Jae Myung menekankan pentingnya menjadikan pariwisata sebagai industri strategis nasional, bukan hanya sebagai penjual destinasi namun juga sebagai pencipta pengalaman berkesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: