Sejarah Baru di Old Trafford: Azan Pertama Dikumandangkan oleh Ibrahim Idris
Old Trafford, markas Manchester United, mencatat sejarah baru dengan kumandang azan pertama kalinya, yang dipimpin oleh qari Ibrahim Idris. Acara ini juga diwarnai dengan buka puasa yang diadakan oleh Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC).
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menunjukkan komitmen klub untuk mempromosikan inklusivitas dan keragaman dalam komunitas sepak bola di Inggris.
Old Trafford kembali menjadi pusat perhatian ketika azan pertama kali dikumandangkan di stadion yang ikonik ini. Ibrahim Idris, dengan suara merdu, memimpin pembacaan azan di tribun barat, menciptakan suasana yang penuh khidmat.
Postingan resmi dari Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC) menyoroti kehadiran Ibrahim, menegaskan dedikasi klub untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua pendukung. Momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan refleksi dari upaya klub untuk mendukung keberagaman.
Acara buka puasa yang diselenggarakan bersamaan dengan azan juga melanjutkan tradisi yang telah ada tahun lalu. Inisiatif ini menunjukkan semangat komunitas Muslim di Inggris untuk mempromosikan nilai-nilai positif dan sosial yang berlandaskan agama.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Ibrahim Idris merupakan seorang qari berbakat yang mulai mendalami Al-Quran pada usia 12 tahun. Sebelum menemukan jalan yang tepat, ia sempat terlibat dalam sepak bola pada usia 15, tetapi selalu mengutamakan hafalan Al-Qurannya.
Untuk meningkatkan pengetahuannya, Ibrahim bersekolah di asrama yang fokus pada ilmu agama. Ia juga terlibat dalam dunia usaha melalui pendirian Ibi Idris Academy, yang bertujuan memberikan pendidikan untuk anak-anak.
Dedikasi Ibrahim terlihat tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi generasi muda.
Sebagai seorang qari yang aktif, Ibrahim juga dikenal sebagai kreator konten di berbagai platform media sosial. Ia sering mengunggah bacaan Al-Quran melalui TikTok, YouTube, dan Spotify, menjangkau audiens yang lebih luas.
Salah satu video yang menarik perhatian adalah yang diunggah pada Desember 2023, di mana ia berbagi pengalaman serta transisi konten yang fokus pada penyampaian Al-Quran. Di dalam video tersebut, ia juga menampilkan lagu 'Waqafa Al Telfo' oleh Ahmed Bukhatir.
Kehadiran Ibrahim di platform media sosial membantu mempromosikan ajaran Islam dan menyajikan konten edukatif yang dapat menjangkau audiens dari beragam latar belakang.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: