BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 17:06 WIB

Jokowi Hadiri Forum Ekonomi Bloomberg di India untuk Bahas Kecerdasan Buatan

Jokowi Hadiri Forum Ekonomi Bloomberg di India untuk Bahas Kecerdasan BuatanJokowi Hadiri Forum Ekonomi Bloomberg di India untuk Bahas Kecerdasan Buatan

Presiden Joko Widodo berpartisipasi dalam Bloomberg New Economy Forum di India pada 19 Februari 2026. Forum ini berfokus pada isu kedaulatan Kecerdasan Buatan (AI) yang semakin penting di era digital.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR

Jokowi disambut oleh Duta Besar RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, dengan rencana agenda yang padat untuk hari berikutnya.

Agenda Bloomberg New Economy Forum

Pada 20 Februari 2026, Jokowi dijadwalkan menghadiri diskusi sarapan di The Leela Palace, New Delhi, yang akan membahas Kecerdasan Buatan. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengonfirmasi bahwa banyak tokoh penting global juga akan hadir.

Diskusi ini direncanakan berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.00 waktu setempat dan akan dipandu oleh tim dari Bloomberg. Tema yang dibahas diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai perkembangan AI dan dampaknya terhadap ekonomi global.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Pesan Jokowi di Forum Sebelumnya

Sebelum menghadiri forum di India, Jokowi telah berbicara di Bloomberg New Economy Forum sebelumnya di Singapura pada November 2025. Dalam kesempatan itu, dia menekankan pentingnya infrastruktur digital di Indonesia, termasuk sistem pembayaran QRIS.

Dalam pernyataannya, Jokowi menegaskan, "Ketika saya pertama kali menjadi presiden, saya punya pertanyaan sederhana: bagaimana kita bisa membangun ekonomi yang kuat untuk 280 juta orang? Kita tahu tidak ada jalan pintas."

Perkembangan Teknologi di Indonesia

Jokowi juga menyoroti perkembangan signifikan dalam teknologi di Indonesia, yang ditandai dengan tumbuhnya marketplace dan penggunaan sistem pembayaran QRIS. Dia menambahkan, "QRIS Indonesia menjadikan pembayaran digital mudah dan universal. Saat ini, pedagang kaki lima di desa kecil menggunakan sistem yang sama dengan perusahaan besar di Jakarta."

Hal ini menunjukkan bahwa teknologi di Indonesia tidak hanya berkembang di kota-kota besar, tetapi juga merambah hingga ke daerah-daerah, memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jokowi Hadiri Forum Ekonomi Bloomberg di India untuk Bahas Kecerdasan Buatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!