BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:18 WIB

Kenaikan Harga Minyakita dan Telur Jelang Ramadan: Apa Kata Mendag?

Kenaikan Harga Minyakita dan Telur Jelang Ramadan: Apa Kata Mendag?Kenaikan Harga Minyakita dan Telur Jelang Ramadan: Apa Kata Mendag?

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas, termasuk Minyakita dan telur ayam, tetap tinggi menjelang bulan Ramadan.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Data menunjukkan bahwa harga Minyakita mencapai Rp 16.020 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 15.700.

Tingginya Harga Minyakita

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa harganya saat ini mencapai Rp 16.020 per liter, melebihi HET yang ditetapkan. 'Ada memang yang di atas HET, misalnya Minyakita. Nah, Minyakita hari ini harganya Rp 16.020, HET-nya kan Rp 15.700. Nah, kemarin sebelum keluar Permen kan rata-rata harganya Rp 16.800,' jelas Budi dalam konferensi pers di Kemendag, Jakarta Pusat.

Budi menambahkan bahwa salah satu faktor yang menghambat penurunan harga Minyakita adalah proses distribusi yang masih berlangsung. Ia berjanji harga Minyakita akan kembali normal secepatnya, 'Secepatnya ya,' katanya.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Kondisi Harga Telur Ayam

Harga telur ayam kini mencapai Rp 30.750 per kilogram, jauh di atas HET yang ditetapkan pada Rp 30.000. Meskipun harga telur tinggi, Budi menilai harga komoditas pangan lain masih stabil dan di bawah harga acuan.

Sebagai contoh, harga daging sapi berada di Rp 133.618 per kilogram, ini lebih rendah dari HET yang ditetapkan sebesar Rp 140.000. Ini menunjukkan ada perbedaan mencolok dalam harga komoditas yang perlu diperhatikan masyarakat.

Transparansi Data Harga

Kementerian Perdagangan menekankan pentingnya transparansi data harga kepada publik. Budi menjelaskan bahwa data harga kini dapat diakses melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), yang memudahkan masyarakat serta media untuk memantau perkembangan harga.

'Yang lain-lain bagus. Misalnya daging sapi, ini rata-rata nasional Rp 133.618. Harga acuannya atau harga eceran tertingginya itu Rp 140.000. Ya, berarti masih di bawah harga acuan. Kemudian bawang putih. Bawang putih itu harga rata-rata nasional Rp 36.875. Harga eceran tertinggi Rp 38.000,' tutupnya.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kenaikan Harga Minyakita dan Telur Jelang Ramadan: Apa Kata Mendag?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!