Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat Signifikan di Tengah Penurunan Penerbangan Domestik
Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Sementara itu, penerbangan domestik justru mengalami penurunan yang cukup mencolok.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Dengan sekitar 6,9 juta wisatawan mancanegara dan 26 juta perjalanan wisatawan nusantara, kondisi pariwisata di Pulau Dewata menunjukkan dinamika yang menarik untuk dicermati. Lonjakan ini mengundang perhatian terhadap pola kunjungan dan tantangan yang dihadapi sektor penerbangan domestik.
Tahun 2025 mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai sekitar 6.948.754 orang, meningkat sebesar 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut I Made Agus Adnyana, Statistisi Ahli Madya BPS Bali, pencapaian ini sangat berarti bagi sektor pariwisata.
Pertumbuhan kedatangan wisatawan asing melalui jalur udara meningkat sebesar 9,50 persen, sedangkan jalur laut melonjak hingga 65,88 persen. Australia menjadi negara penyumbang terbesar dengan 1,63 juta kunjungan, menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi favorit di kalangan wisatawan internasional.
Namun, perlu dicatat bahwa terdapat penurunan jumlah wisatawan dari kawasan ASEAN, menandakan adanya perubahan dalam pola kunjungan yang perlu diperhatikan.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Di sisi lain, perjalanan wisatawan nusantara ke Bali pada tahun 2025 mencapai 26,6 juta perjalanan, meningkat 17,53 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan kunjungan intra-provinsi yang cukup signifikan.
Meskipun terdapat penurunan 8,02 persen dalam perjalanan antarprovinsi, daerah Badung dan Denpasar tetap menjadi tujuan utama dengan Badung mencatat sekitar 7.028.296 perjalanan. Provinsi-propinsi seperti Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Barat juga memberikan kontribusi yang pesat terhadap total kunjungan.
Pertumbuhan ini mengindikasikan bahwa ketertarikan masyarakat domestik untuk mengunjungi Bali tetap tinggi, walaupun sektor tertentu mengalami penurunan.
BPS Bali memberikan informasi bahwa penerbangan internasional dari Bandara I Gusti Ngurah Rai meningkat 7,72 persen. Sebaliknya, penerbangan domestik mengalami penurunan sebesar 6,44 persen dengan total 32.536 penerbangan.
Jumlah penumpang domestik juga tercatat turun menjadi 4.314.081 orang, berkurang sebesar 8,58 persen. Meskipun demikian, Jakarta tetap menjadi tujuan populer dengan 13.749 penerbangan, menunjukkan adanya preferensi tertentu di masyarakat.
Beberapa rute domestik, seperti Labuan Bajo, mencatat pertumbuhan sebesar 17,44 persen, yang menunjukkan bahwa masih ada minat kuat dari masyarakat untuk menjelajahi destinasi-destinasi lain.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: