BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 21:01 WIB

Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja

Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Adat TorajaPemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja

Komika Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin, 2 Februari 2026. Pemeriksaan ini diadakan sebagai respon terhadap pengaduan dari Aliansi Pemuda Toraja pada November 2025.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Pemeriksaan Pertama di Bareskrim

Pandji Pragiwaksono memenuhi panggilan Bareskrim Polri setelah dua kali penundaan, di mana pada panggilan sebelumnya ia berada di luar negeri. Saat datang, ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Haris Azhar, dan menjelaskan, "Ini dapat panggilan terkait kasus Toraja."

Proses pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.30 WIB dengan 48 pertanyaan yang berfokus pada video stand up yang dianggap menyinggung masyarakat Toraja. Pandji menyampaikan, "Empat puluh delapan pertanyaan, seputar materi video stand up Toraja."

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Proses Hukum dan Permintaan Maaf

Setelah pemeriksaan, Pandji menyatakan bahwa ia telah meminta maaf kepada masyarakat Toraja. Namun, ia menekankan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan, mengatakan, "Sebenarnya permintaan maaf sudah pernah dilakukan. Sudah ada bisa dilihat publik juga."

Ia juga menambahkan, "Tapi ya ini mungkin meluruskan laporan aja kali ya. Jadi saya mengikuti prosesnya aja," menunjukkan sikapnya untuk menyelesaikan masalah ini secara hukum.

Respon dari Masyarakat dan Dialog

Laporan dari Aliansi Pemuda Toraja terkait dugaan ujaran kebencian berangkat dari materi komedi di tahun 2013 yang viral di media sosial. Mereka menegaskan bahwa konten tersebut dianggap mengandung unsur penghinaan terhadap adat Toraja.

Dalam menghadapi kritik ini, Pandji melakukan dialog dengan Rukka Sombolinggi, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Rukka menjabarkan makna serta nilai budaya Toraja yang membuat Pandji menyadari dampak dari leluconnya, sehingga ia berupaya untuk meminta maaf kepada masyarakat Toraja yang merasa tersakiti.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono Terkait Dugaan Penghinaan Adat Toraja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!