Kanselir Jerman: Futur Resim Iran Kini Dalam Ketegangan Tinggi
Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa masa depan rezim Iran kini berada dalam posisi kritis, menyebut waktu mereka hanya tinggal menghitung hari.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Pernyataan ini muncul bersamaan dengan ancaman dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait tindakan represif pemerintah Iran terhadap para demonstran.
Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Rumania Ilie Bolojan, Merz mengatakan, "Rezim yang hanya dapat mempertahankan kekuasaan melalui kekerasan dan teror terhadap penduduknya sendiri: hari-harinya sudah dihitung."
Merz juga menyebutkan bahwa "Mungkin hanya beberapa minggu lagi, tetapi rezim ini tidak memiliki legitimasi untuk memerintah negara," menggambarkan situasi tegang di Iran.
Pernyataan itu merujuk pada gelombang demonstrasi besar yang terjadi, di mana jumlah korban jiwa dilaporkan terus meningkat.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Kelompok hak asasi manusia, Human Rights Activists News Agency (HRANA), melaporkan telah mengkonfirmasi lebih dari 6.200 kematian selama demonstrasi antipemerintah sejak akhir Desember lalu.
Aktivis menyoroti bahwa angka tersebut mungkin lebih tinggi, mengingat pemadaman internet yang menyulitkan akses informasi.
Merz mengomentari, "Jumlah korban tewas yang dilaporkan mencapai ribuan selama demonstrasi baru-baru ini menunjukkan bahwa rezim mullah tampaknya hanya dapat mempertahankan kekuasaan melalui teror semata."
Kanselir Jerman itu juga memberikan dukungan bagi upaya Italia dan negara-negara Eropa lainnya untuk menempatkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris.
"Saya sangat menyesal bahwa masih ada satu atau dua negara di Uni Eropa yang belum siap untuk mendukung penetapan tersebut," ujar Merz.
Pada saat yang sama, Presiden Trump menekankan peningkatan tekanan dengan mengatakan, "waktu hampir habis bagi Iran untuk menghindari intervensi militer AS."
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: