BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 25 JANUARI 2026 • 14:07 WIB

Mengapa Kader NasDem Memilih Bergabung dengan PSI: Pandangan dari Bestari Barus

Mengapa Kader NasDem Memilih Bergabung dengan PSI: Pandangan dari Bestari BarusMengapa Kader NasDem Memilih Bergabung dengan PSI: Pandangan dari Bestari Barus

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, mengungkapkan alasan di balik bergabungnya sejumlah kader NasDem ke PSI yang berkaitan erat dengan sosok Ahmad Ali.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Dia menjelaskan bahwa ketokohan Ahmad Ali yang berpengaruh, serta sosok Joko Widodo sebagai Presiden, menjadi faktor penarik utama bagi para kader.

Peran Ahmad Ali dalam Menarik Kader

Bestari Barus menjelaskan bahwa Ahmad Ali memiliki pengaruh signifikan di dalam partai. Ia menyatakan, "Kalau memang terlihat, saya tidak menafikan bahwa NasDem cukup banyak ya, mayoritas lah. Ya salah satu penariknya mungkin ya dengan bergabungnya Pak Ahmad Ali kali ya ke PSI, gitu."

Ahmad Ali, yang kini menjabat sebagai Ketua Harian PSI, dianggap memberikan rasa nyaman bagi kader yang ingin bergabung. "Saya tidak mengatakan hanya NasDem, tapi banyak pihak… mungkin kalau bergabung melihat adanya kenyamanan ke depan gitu bersama dengan Pak Ahmad Ali," tambahnya.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Alasan Lain Kader Bergabung dengan PSI

Bestari juga menyebut bahwa sosok Joko Widodo turut berperan dalam keputusan ini. "Dan mudah-mudahan kami berharap ya kalau dikaitkan juga dengan Rusdi Masse… banyak yang memilih PSI," ujarnya.

Ia berharap agar lebih banyak tokoh serta struktur dari partai lain mengikuti langkah yang sama. "Harapan kami. Kalau sekelas Rusdi Masse saja nanti pindah, nanti pindah ya, nanti pindah… dari banyak partai," lanjut Bestari.

Proses Bergabungnya Kader ke PSI

Bestari Barus menegaskan bahwa keputusan bergabung merupakan hak individu yang tidak dapat diintervensi. "Kan saya sudah pernah sebutkan ya bahwa bergabung, tidak bergabung, berpindah dari satu partai politik itu murni adalah hak privat."

Ia juga menekankan pentingnya legitimasi politik bagi calon kader. "Selama dua kongres, saya tidak pernah ada di dalam kepengurusan sehingga saya mencari legitimasi atas hasrat politik saya yang masih tinggi," imbuh Bestari.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Kader NasDem Memilih Bergabung dengan PSI: Pandangan dari Bestari Barus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!