Banjir Melanda DKI Jakarta: 121 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Banjir menghampiri sejumlah daerah di DKI Jakarta, dengan laporan terkini menunjukkan 121 RT dan 16 ruas jalan masih terendam. Hujan deras yang terus mengguyur wilayah ini menyebabkan genangan parah di berbagai lokasi.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Mohammad Yohan, Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, menyatakan, "BPBD mencatat saat ini terdapat 121 RT dan 16 ruas jalan yang tergenang," menanggapi laporan banjir yang melanda Ibu Kota.
Jakarta Barat merupakan wilayah paling terdampak, dengan 48 RT terendam. Genangan parah terjadi di Kelurahan Duri Kosambi dan Rawa Buaya, di mana ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Angke.
Di sisi lain, Jakarta Selatan mengalami situasi yang tidak jauh berbeda, dengan 40 RT terendam. Khususnya di Kelurahan Petogogan, tercatat 26 RT terendam dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 70 cm.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Kemudian, Jakarta Timur mencatat 26 RT terkena dampak dengan genangan tinggi di Kampung Melayu dan Bidara Cina, mencapai 75 cm akibat luapan Kali Ciliwung. Sementara itu, Jakarta Utara mencatat 7 RT di Kelurahan Kapuk Muara terendam, dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 55 cm.
Selain itu, BPBD DKI Jakarta menginformasikan bahwa terdapat 16 ruas jalan yang masih tergenang, termasuk Jl. Daan Mogot KM 13 dan Jl. Kebon Pala II, dengan ketinggian air mencapai 75 cm.
Sebagai dampak dari banjir, ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman yang telah disediakan. Pengungsian ini tersebar di Jakarta Barat, Pusat, Timur, dan Utara, dengan lokasi di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya.
BPBD DKI Jakarta juga mengerahkan personel untuk memantau genangan serta berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Penyediaan kebutuhan dasar bagi warga terdampak juga sedang dalam proses.
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: