BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 11:41 WIB

Banjir dan Longsor di Sumatera: 1.200 Korban Meninggal dan 143 Masih Hilang

Banjir dan Longsor di Sumatera: 1.200 Korban Meninggal dan 143 Masih HilangBanjir dan Longsor di Sumatera: 1.200 Korban Meninggal dan 143 Masih Hilang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 1.200 orang pada Rabu (21/1/2026). Selain itu, terdapat 143 orang masih tercatat hilang dalam laporan terkini.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BPBD, Abdul Muhari, menyatakan bahwa tidak ada tambahan jumlah korban jiwa atau pengungsi saat ini, dengan total pengungsi mencapai 113.903 orang.

Kondisi Korban dan Pengungsi

Menurut BNPB, 143 jiwa masih dilaporkan hilang, sedangkan 113.903 orang terpaksa mengungsi akibat bencana ini. Angka tersebut menunjukkan dampak serius yang ditimbulkan oleh banjir dan tanah longsor.

Tim penanganan kini tengah fokus pada pembangunan hunian sementara (huntara) dan pemulihan akses jalan dan jembatan untuk memudahkan masyarakat yang terdampak kembali ke aktivitas sehari-hari.

Gabungan tim yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai kementerian, berupaya keras untuk menciptakan kondisi yang lebih aman bagi warga yang terkena dampak.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Distribusi Bantuan Logistik

Sejak 29 November 2025 hingga 20 Januari 2026, distribusi bantuan logistik dari BNPB mencapai 1.761,1 ton. Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai moda transportasi termasuk pesawat charter dan truk.

Dengan menggunakan 56 sorti pesawat charter dan 64 sorti pesawat Hercules, tim distribusi berupaya memenuhi kebutuhan dasar para korban.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung korban bencana dalam mendapatkan akses kebutuhan pokok dan memudahkan mereka untuk bertahan di tengah kesulitan ini.

Upaya Pembangunan dan Pemulihan

Menteri dan tim gabungan terus mempercepat pembangunan hunian sementara dan pemulihan permukiman yang terdampak bencana. Pembukaan akses jalan yang rusak menjadi prioritas utama agar distribusi bantuan lebih efektif.

Kerjasama antara pemerintah dan berbagai tim tanggap darurat akan tetap terjalin untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara optimal.

Kesinergian dalam penanganan bencana ini diharapkan tidak hanya membantu proses rehabilitasi, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya perhatian terhadap pengelolaan bencana.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir dan Longsor di Sumatera: 1.200 Korban Meninggal dan 143 Masih Hilang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!