Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500: Deden Maulana Dikenali
Tim dokter forensik telah berhasil mengidentifikasi Deden Maulana sebagai salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Jenazahnya diserahkan kepada keluarga pada Rabu, 21 Januari 2026, dan diberi label postmortem nomor 62.B.02.
Identifikasi jenazah Deden Maulana dilakukan oleh tim dokter forensik yang mengawasi kasus di Sulawesi Selatan. Jenazahnya ditemukan di lokasi kejadian dan kemudian dibawa ke Biddokkes Polda untuk proses lebih lanjut.
Hari penyerahan jenazah terlihat haru saat isterinya, Vera, menerima peti jenazahnya. Vera mengenakan jilbab dan niqab warna krem yang menciptakan suasana emosional di tengah keluarga yang tengah berduka ini.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Biddokkes Polda Sulsel belum memberikan keterangan resmi terkait hasil identifikasi Deden Maulana. Rencananya, informasi lebih rinci akan diumumkan pada Kamis, 22 Januari.
Seorang anggota tim dari Biddokkes menambahkan, 'Besok aja ya', menandakan bahwa detil tambahan akan segera diumumkan untuk publik.
Kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini telah mengakibatkan total tiga jenazah yang berhasil ditemukan hingga saat ini. Deden Maulana menjadi salah satu dari mereka, sementara satu jenazah lain diidentifikasi sebagai pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono.
Sisa satu jenazah lainnya saat ini masih dalam proses identifikasi dan pihak berwenang terus berupaya menggali informasi lebih lanjut terkait insiden tragis ini.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: