BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 20 JANUARI 2026 • 14:15 WIB

Gangguan Mental di Indonesia: Mengapa Perhatian Kita Penting

Gangguan Mental di Indonesia: Mengapa Perhatian Kita PentingGangguan Mental di Indonesia: Mengapa Perhatian Kita Penting

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan sekitar 28 juta orang di Indonesia mengalami gangguan mental, sesuai data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Angka ini setara dengan 1 dari 8 hingga 1 dari 10 penduduk yang menghadapi masalah kesehatan mental.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Dalam rapat kerja dengan DPR-RI Komisi IX, Menkes menegaskan, "Kalau Indonesia (penduduknya) 280 juta, ya minimal 28 juta punya masalah kejiwaan. Bisa itu depression disorder, anxiety disorder, yang lebih berat, skizofrenia, ADHD, ada banyak juga."

Perluasan Layanan Kesehatan Mental di Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan rencana meningkatkan tatalaksana kesehatan mental melalui puskesmas. Rencana ini termasuk penyediaan layanan konseling dan pengobatan bagi individu yang mengalami gangguan jiwa.

Menkes menjelaskan, "Kalau kita mau masukin psikiater, dokter-dokter khusus ini kan nggak bakal kekejar, ada 10 ribu puskesmas, paling ada berapa." Oleh karena itu, diharapkan bahwa dokter umum di puskesmas dapat meresepkan psikofarmaka untuk pasien yang memerlukan.

Upaya ini menjadi sangat penting mengingat tingginya angka gangguan mental. Melalui layanan puskesmas, diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam penanganan masalah kesehatan mental.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Jenis-Jenis Gangguan Mental

Gangguan mental memiliki berbagai jenis, termasuk gangguan kecemasan, attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), autism spectrum disorder (ASD), dan depresi. Kementerian Kesehatan juga mencatat gangguan lain yang perlu diperhatikan, seperti skizofrenia dan gangguan makan.

Setiap jenis gangguan mental memiliki pendekatan perawatan dan intervensi yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan perlunya tenaga medis yang terlatih untuk menangani berbagai jenis masalah kesehatan mental.

Masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi tentang berbagai gangguan jiwa agar dapat mengenali dan memahami kondisi mereka sendiri atau orang lain dengan lebih baik.

Gejala Gangguan Jiwa yang Perlu Diwaspadai

Gejala kelainan mental bervariasi tergantung jenisnya, namun terdapat beberapa tanda umum yang perlu diperhatikan. Perubahan suasana hati, perilaku, serta gangguan berpikir adalah beberapa di antaranya.

"Penting untuk mengetahui gejalanya agar perawatan masalah kesehatan jiwa bisa dilakukan," kata Menkes. Gejala ini termasuk perubahan suasana hati berkepanjangan, seperti merasa sedih atau marah yang tidak biasa, serta menarik diri dari aktivitas sosial.

Selain itu, kesulitan konsentrasi, munculnya pikiran negatif berulang, masalah tidur, dan perubahan berat badan tanpa sebab yang jelas juga patut diwaspadai. Mengenali tanda-tanda ini adalah langkah awal untuk mencari bantuan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gangguan Mental di Indonesia: Mengapa Perhatian Kita Penting

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!