BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 18 JANUARI 2026 • 22:57 WIB

Gunung Ile Lewotolok Di NTT Naik Status Siaga, Aktivitas Vulkanik Meningkat Drastis

Gunung Ile Lewotolok Di NTT Naik Status Siaga, Aktivitas Vulkanik Meningkat DrastisGunung Ile Lewotolok Di NTT Naik Status Siaga, Aktivitas Vulkanik Meningkat Drastis

Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kini resmi berstatus Level III (Siaga) per 18 Januari 2026. Ini terjadi setelah teramati peningkatan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan sejak awal tahun.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Data menunjukkan terdapat 2.713 kejadian letusan antara 1 hingga 15 Januari 2026, menandakan bahwa kondisi di sana sangat perlu diawasi lebih lanjut.

Peningkatan Aktivitas Vulkanik

Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengungkapkan bahwa Gunung Ile Lewotolok, dengan ketinggian 1.423 mdpl, menunjukkan lonjakan aktivitas yang signifikan. Dalam analisis yang dilakukan, pada tanggal 13 Januari 2026, tercatat 341 kejadian gempa erupsi yang menunjukkan intensitas meningkatnya aktivitas vulkanik.

Tanda-tanda visual dari peningkatan ini juga terlihat melalui munculnya aliran lava dari kawah yang sebelumnya tertahan, semakin menambah perhatian akan potensi bahaya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Data Gempa dan Erupsi

Badan Geologi mencatat bahwa selama periode dua minggu pertama di Januari 2026, telah terjadi 2.713 kali gempa erupsi. Angka ini juga mencakup 4.391 kali gempa embusan dan 834 kali tremor non-harmonik.

Sebanyak 25 gempa vulkanik dalam dan 8 gempa tektonik lokal turut dicatat, yang mengindikasikan ada peningkatan tekanan dalam perut bumi di sekitar gunung.

Observasi Visual dan Kolom Asap

Dari segi pengamatan visual, Gunung Ile Lewotolok tampak tertutup kabut, sementara asap kawah yang teramati berwarna putih dan kelabu mencapai ketinggian antara 20 hingga 200 meter dari puncak. Asap ini menjadi pertanda akan potensi aktivitas yang lebih berbahaya.

Kolom erupsi terlihat berkisar antara 200 hingga 500 meter, dengan variasi warna yang berbeda, mulai dari putih, kelabu, hingga hitam. Variasi ini meningkatkan kecemasan masyarakat akan potensi letusan yang lebih besar.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gunung Ile Lewotolok Di NTT Naik Status Siaga, Aktivitas Vulkanik Meningkat Drastis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!