BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 18 JANUARI 2026 • 21:55 WIB

Dampak Penggunaan Gawai yang Meningkat di Kalangan Anak-anak Indonesia

Dampak Penggunaan Gawai yang Meningkat di Kalangan Anak-anak IndonesiaDampak Penggunaan Gawai yang Meningkat di Kalangan Anak-anak Indonesia

Sebuah studi terbaru oleh Save the Children Indonesia mengungkapkan bahwa hampir 40 persen anak usia sekolah menengah pertama menghabiskan waktu antara tiga hingga enam jam sehari di depan gawai.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa anak perempuan lebih mendominasi dalam penggunaan gawai dibandingkan anak laki-laki.

Pola Penggunaan Gawai yang Mencolok

Menurut hasil penelitian, puncak penggunaan gawai oleh anak-anak terjadi antara pukul 18.00 hingga 21.00, ketika mereka sering mengakses media sosial dan konten digital lainnya.

Meskipun beberapa sekolah melarang penggunaan telepon seluler, banyak siswa berusaha untuk tetap mengakses gawai bahkan pada jam pelajaran.

Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya dunia digital dalam kehidupan sehari-hari anak-anak saat ini.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Kesehatan Mental dan Literasi Digital di Era Digital

Meskipun terjadi peningkatan literasi digital di kalangan anak-anak, dampak dari penggunaan gawai tidak selalu positif.

Studi menunjukkan bahwa tingginya kecanduan digital dapat berkontribusi pada penurunan kesehatan mental anak.

Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia, menyoroti bahwa meskipun anak-anak menyadari risiko dalam dunia digital, banyak dari mereka tidak tahu cara bereaksi dengan aman.

Pentingnya Perlindungan Anak dan Keamanan Digital

Menanggapi tantangan ini, Save the Children Indonesia menegaskan pentingnya pendekatan perlindungan anak yang menyeluruh.

Pendekatan ini mencakup peningkatan keterampilan digital dan dukungan kesehatan mental bagi anak-anak.

Dessy menekankan, 'Menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan aman, sehat, dan tangguh menghadapi krisis dan perubahan zaman.'

Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Penggunaan Gawai yang Meningkat di Kalangan Anak-anak Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!