Waspada! BMKG Menyampaikan Info Terbaru Tentang Bibit Siklon Tropis 97S di Wilayah Indonesia Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa Bibit Siklon Tropis 97S telah terpantau di perairan utara Australia sejak 16 Januari 2026.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur, BMKG meminta untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan gelombang tinggi akibat perkembangan siklon ini.
Pukul 07.00 WIB, Bibit Siklon Tropis 97S terpantau dalam wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Posisi terkini mengindikasikan bahwa bibit siklon tersebut berada di sekitar Pesisir Utara Australia dan diprediksi akan bergerak ke arah barat dalam 24 jam ke depan.
BMKG menekankan bahwa kemungkinan bibit siklon ini berkembang menjadi siklon tropis sangatlah rendah.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Masyarakat pesisir dan pelayaran di sejumlah wilayah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terkait hujan lebat dan angin kencang.
Di Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan akan mengalami hujan sedang hingga lebat serta gelombang laut yang akan mencapai ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter di Laut Banda dan perairan sekitarnya.
Wilayah lain seperti Perairan Kupang dan Samudra Hindia Selatan juga diperingatkan untuk mengalami gelombang setinggi 2,5 hingga 4,0 meter.
Selain itu, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 96S yang terpantau di Samudra Hindia barat laut Australia, dengan kemungkinan rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
Pengaruh bibit siklon ini termasuk gelombang antara 1,25 dan 2,5 meter di wilayah seperti Selat Bali dan Laut Selatan Jawa.
BMKG juga memberikan informasi tentang Siklon Tropis Nokaen yang sedang dipantau di Laut Filipina, sebelah timur Manila, dengan kecepatan angin maksimum yang dijaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: