Bongkar Laboratorium Narkoba di Pluit, Dua Tersangka Ditangkap Termasuk Warga Tiongkok
Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya baru-baru ini berhasil membongkar laboratorium narkoba jenis etomidate yang tersembunyi di sebuah apartemen kawasan Pluit, Jakarta Utara.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Dua orang tersangka telah diamankan, termasuk seorang warga negara Tiongkok yang diduga sebagai peracik utama dalam operasi ini.
Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi yang diterima dari Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.
Informasi tersebut terkait paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa ekspedisi internasional, di mana ditemukan mengandung bahan narkotika dan peralatan laboratorium.
Polisi mengambil tindakan cepat dengan menangkap kedua pelaku pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, di apartemen yang dimaksud.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Hasil penggeledahan di lokasi menunjukkan bahwa petugas menemukan paket FedEx yang berisi narkotika jenis etomidate seberat 100 gram dan bahan kimia lainnya yang diperoleh sebanyak 1 kilogram.
Berbagai peralatan laboratorium, termasuk tabung dengan kapasitas berbeda, alat aduk kaca, timbangan digital, dan alat suntik juga ditemukan di tempat tersebut.
Seluruh alat produksi lab ilegal ini diketahui dikirim dari India, sehingga mendukung klasifikasi laboratorium sebagai clandestine laboratory.
Berdasarkan penyelidikan, laboratorium ini dapat memproduksi hingga 30 liter cairan etomidate.
Barang bukti yang disita diperkirakan bisa menghasilkan sekitar 15.000 cartridge pods vape yang mengandung etomidate, siap diedarkan di masyarakat.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberhasilan dalam menggagalkan laboratorium ini berperan penting dalam mencegah peredaran produk ilegal yang berpotensi membahayakan publik.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: