BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 11 JANUARI 2026 • 16:20 WIB

Pemulangan Abu Jenazah Pelatih Valencia dan Dua Anaknya ke Spanyol

Pemulangan Abu Jenazah Pelatih Valencia dan Dua Anaknya ke SpanyolPemulangan Abu Jenazah Pelatih Valencia dan Dua Anaknya ke Spanyol

Abu jenazah Martin Carreras Fernando, pelatih Valentia CF, serta kedua anaknya kini telah tiba di Spanyol setelah diambil oleh istri Fernando, Andrea Ortuno, dan keluarga lainnya.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Mereka adalah korban dari tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah yang terjadi di Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, pada 26 Desember 2025.

Proses Pemulangan Jenazah

Jenazah Martin Carreras Fernando dan kedua anaknya telah dikremasi di Bali sebelum abu mereka dibawa kembali ke Spanyol.

Setelah beberapa hari menunggu, keluarga memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan membawa abu jenazah untuk berkumpul di tanah kelahiran.

Ketua DPC Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, menyatakan bahwa istri Fernando kembali ke Spanyol dengan membawa abu jenazah setelah menggelar upacara tabur bunga di lokasi kejadian.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Operasi Pencarian Korban

Operasi pencarian yang berlangsung selama 15 hari berakhir pada 9 Januari 2026, dengan sukses menemukan jenazah Fernando dan dua anaknya.

Budi menyatakan, 'Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk Dubes Spanyol, yang selama ini telah memberikan dukungan maksimal dalam pencarian ini. Pahit dan hati hancur atas tragedi ini'.

Satu anak laki-laki Fernando masih dinyatakan hilang, dan meskipun pencarian resmi telah ditutup, seorang perwakilan keluarga masih berada di Indonesia berharap dapat menemukan anak yang hilang.

Harapan Keluarga dan Penutupan Operasi

Keluarga menyadari bahwa operasi pencarian harus ditutup setelah tiga kali masa perpanjangan, namun mereka tetap menyimpan harapan untuk menemukan anak yang hilang.

Budi mencatat, 'Keluarga paham operasi SAR harus ditutup tetapi tetap menaruh harapan agar korban dapat ditemukan.'

Ada harapan bahwa nelayan atau kapal wisata dapat memberikan bantuan untuk mencari anak Fernando yang hilang.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemulangan Abu Jenazah Pelatih Valencia dan Dua Anaknya ke Spanyol

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!