BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 10:53 WIB

Rencana Militer AS untuk Greenland Memicu Reaksi Kuat dari Negara-Negara Eropa

Rencana Militer AS untuk Greenland Memicu Reaksi Kuat dari Negara-Negara EropaRencana Militer AS untuk Greenland Memicu Reaksi Kuat dari Negara-Negara Eropa

Amerika Serikat saat ini tengah mempertimbangkan opsi militer untuk menguasai Greenland, yang saat ini berada di bawah proteksi Denmark. Rencana ini mendapat reaksi keras dari sejumlah negara Eropa dan Kanada yang melihatnya sebagai ancaman serius.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Pernyataan Gedung Putih mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump memandang penguasaan Greenland sebagai langkah penting dalam menjaga keamanan nasional. Rencana ini berpotensi memengaruhi hubungan AS dengan sekutu-sekutu Eropanya.

Pernyataan dan Reaksi Internasional

Pernyataan resmi dari Gedung Putih menyebutkan bahwa Presiden Trump dan timnya tengah menjajaki berbagai opsi kebijakan luar negeri. 'Penggunaan militer AS selalu menjadi opsi yang berada dalam kewenangan panglima tertinggi,' seperti yang dikutip dari Al Jazeera.

Sejumlah pemimpin Eropa menyatakan dukungan terhadap posisi Denmark yang menyatakan bahwa Greenland 'adalah milik rakyatnya'. Negara-negara seperti Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris menunjukkan soliditas dengan mendukung pernyataan ini.

PM Kanada, Mark Carney, juga mempertegas dukungannya dengan mengumumkan rencana kunjungan pejabat tinggi Kanada ke Greenland, yang mencerminkan reaksi kuat internasional terhadap rencana AS.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Kritik Terhadap Rencana Amerika

Dari kalangan negara-negara Nordik, berbagai kritik muncul, terutama dari para pemimpin politik. Menteri Luar Negeri dari Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Denmark menekankan hak Greenland untuk mengatur urusannya sendiri dan menawarkan untuk bekerja sama dalam keamanan Arktik dengan AS dan sekutu NATO.

PM Polandia, Donald Tusk, melontarkan peringatan bahwa ancaman terhadap anggota NATO dapat merusak kredibilitas aliansi tersebut. Ia mengingatkan, 'Tidak ada anggota yang boleh menyerang atau mengancam anggota lain dari Organisasi Pakta Atlantik Utara. Jika tidak, NATO akan kehilangan maknanya.'

Situasi Terkini dan Pandangan Greenland

Pemerintah Greenland menyambut baik solidaritas dari pemimpin Eropa dan mengajak AS untuk melakukan dialog yang saling menghormati. PM Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menekankan pentingnya komunikasi yang lebih baik mengenai isu ini.

Menlu Denmark, Lars Lokke Rasmussen, menolak pernyataan Trump yang menyebut bahwa Denmark tidak mampu melindungi Greenland dengan tegas. Ia menyatakan bahwa mereka 'tidak sependapat dengan anggapan Greenland dipenuhi dengan investasi Tiongkok.'

Minat Trump pada Greenland muncul pertama kali pada tahun 2019, dan semakin menguat setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Dalam konteks ini, Greenland menjadi bagian penting dalam mempertahankan hegemoni AS di belahan barat dunia.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Rencana Militer AS untuk Greenland Memicu Reaksi Kuat dari Negara-Negara Eropa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!