BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 18:10 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Keterbukaan Anggaran Hingga Tingkat Desa

Dedi Mulyadi Dorong Keterbukaan Anggaran Hingga Tingkat DesaDedi Mulyadi Dorong Keterbukaan Anggaran Hingga Tingkat Desa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan kebijakan baru mengenai transparansi anggaran bagi seluruh jajaran pemerintahan. Kebijakan ini mencakup pengelolaan anggaran dari tingkat provinsi sampai desa, termasuk dana desa.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Surat edaran resmi akan diterbitkan untuk mengatur kewajiban transparansi anggaran yang harus dipatuhi oleh bupati, wali kota, camat, kepala desa, dan lurah di seluruh wilayah Jawa Barat.

Transparansi Anggaran yang Wajib Diketahui

Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pengumuman anggaran belanja pemerintah secara terbuka melalui berbagai platform media sosial. Dengan cara ini, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi dan mengawasi penggunaan dana.

Ia menyatakan, “Anggaran belanja pemerintah di semua tingkatan harus diumumkan secara terbuka melalui media sosial, supaya diketahui publik dan tidak ada lagi ruang gelap dalam pengelolaan keuangan negara.” Kebijakan ini bertujuan agar setiap lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari keterbukaan anggaran yang diberikan.

Surat edaran yang akan diterbitkan akan menjelaskan secara detail kewajiban keterbukaan anggaran di setiap level pemerintahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan terhadap penggunaan anggaran.

Dengan transparansi yang diberikan, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat berperan aktif dalam pengawasan anggaran yang dikelola oleh pemerintah.

Kewajiban Penyampaian Laporan Kinerja

Dedi juga mencatat betapa pentingnya penyampaian laporan capaian kinerja pemerintah secara rutin setiap bulan. Ia menjelaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui kemajuan dan kinerja dari pemerintah.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

“Setiap bulan, capaian kinerja harus disampaikan. Publik harus bisa menilai kinerja pemerintah dan merasakan langsung apa yang dikerjakan,” tuturnya. Laporan rutin ini diharapkan dapat membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui proses ini, masyarakat diharapkan lebih aktif terlibat dalam mengawasi kinerja pemerintah daerah dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Keterlibatan yang lebih besar dari publik secara langsung akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah.

Dengan demikian, masyarakat memiliki alat untuk mengevaluasi apakah program-program yang dilaksanakan sesuai dengan harapan dan kebutuhan mereka.

Dasar Prinsip dan Harapan Gubernur

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa semua dana yang dikelola pemerintah berasal dari pajak rakyat. “Uang yang kita kelola adalah uang rakyat. Maka tidak ada alasan sedikit pun untuk tidak terbuka dan tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia berpendapat bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas adalah hal mutlak yang harus dijunjung tinggi. Keterbukaan dalam pengelolaan dana publik sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat bisa mengawasi dan memahami penggunaan anggaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dedi Mulyadi Dorong Keterbukaan Anggaran Hingga Tingkat Desa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!