BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 02 JANUARI 2026 • 19:54 WIB

Angkor Wat Alami Penurunan Wisatawan akibat Ketegangan di Perbatasan Kamboja-Thailand

Angkor Wat Alami Penurunan Wisatawan akibat Ketegangan di Perbatasan Kamboja-ThailandAngkor Wat Alami Penurunan Wisatawan akibat Ketegangan di Perbatasan Kamboja-Thailand

Taman arkeologi Angkor Wat di Kamboja mengalami penurunan pengunjung yang signifikan pada tahun 2025, menorehkan kedatangan wisatawan sebanyak 955.131 orang, turun 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Penyebab utama penurunan ini diidentifikasi sebagai ketegangan di perbatasan Kamboja-Thailand, yang mengakibatkan penutupan akses darat bagi wisatawan asing.

Dampak Ketegangan Perbatasan terhadap Pariwisata

Jumlah wisatawan asing ke Kamboja terus mengalami penurunan sejak ketegangan di perbatasan meningkat. Menurut Chhay Sivlin, Presiden Asosiasi Agen Perjalanan Kamboja, "Penutupan gerbang perbatasan darat di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand telah berdampak negatif pada perjalanan wisatawan asing regional, yang menyebabkan penurunan signifikan jumlah wisatawan internasional."

Wisatawan asal Thailand, sebelumnya menempati peringkat ketiga dalam pasar pariwisata Kamboja setelah wisatawan Vietnam dan Tiongkok, kini berkurang drastis. Laporan Kementerian Pariwisata (MoT) mencatat penurunan 32 persen dalam jumlah wisatawan yang tiba melalui gerbang perbatasan darat dalam 11 bulan pertama tahun ini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Warisan Budaya dan Upaya Promosi Pariwisata

Taman Arkeologi Angkor, yang memiliki luas 401 kilometer persegi dengan 91 kuil kuno dari abad ke-9 hingga ke-13, merupakan situs Warisan Dunia yang diakui oleh UNESCO pada 1992. Tempat ini diakui sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di Asia Tenggara.

Guna pengembalian jumlah pengunjung, pemerintah Kamboja berencana menerapkan kebijakan bebas visa bagi wisatawan Tiongkok dari Juni hingga Oktober 2026. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan minat wisatawan setelah penurunan yang signifikan.

Statistik Wisatawan dan Perkembangan Terbaru

Laporan Kementerian Pariwisata menunjukkan total kedatangan wisatawan asing ke Kamboja selama 11 bulan pertama tahun ini mencapai 5,17 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar 2,48 juta wisatawan datang melalui gerbang perbatasan darat, sedangkan 80.000 lainnya tiba melalui jalur air.

Dengan gencatan senjata yang terjadi pada 27 Desember 2025, diharapkan situasi di kawasan tersebut dapat stabil dan mendukung peningkatan jumlah wisatawan ke Angkor Wat. Kementerian Pariwisata juga menyatakan komitmen untuk mempromosikan Kamboja sebagai tujuan wisata yang aman, sambil memastikan keselamatan pengunjung.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Angkor Wat Alami Penurunan Wisatawan akibat Ketegangan di Perbatasan Kamboja-Thailand

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!