BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 01 JANUARI 2026 • 15:24 WIB

Minat Swasta dalam Pemanfaatan Lumpur Banjir Aceh Memperkuat Upaya Penanganan Bencana

Minat Swasta dalam Pemanfaatan Lumpur Banjir Aceh Memperkuat Upaya Penanganan BencanaMinat Swasta dalam Pemanfaatan Lumpur Banjir Aceh Memperkuat Upaya Penanganan Bencana

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan minat dari beberapa pihak swasta untuk memanfaatkan lumpur yang dihasilkan dari banjir bandang di Aceh. Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat kerja yang berlangsung di Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Prabowo menjelaskan, 'Gubernur [Aceh] melaporkan, ada pihak-pihak swasta yang tertarik. Dia bisa memanfaatkan lumpurnya, di mana-mana.', merujuk pada potensi pemanfaatan lumpur di berbagai area.

Minat Pihak Swasta untuk Memanfaatkan Lumpur

Lumpur yang dihasilkan dari banjir bandang di Aceh menjadi fokus perhatian beberapa pihak swasta. Dalam rapat kerja, Prabowo menyampaikan laporan dari Gubernur Aceh tentang ketertarikan ini.

Prabowo menegaskan, 'Silakan, saya kira ini bagus sekali,' menunjukkan dukungannya terhadap langkah yang diambil pihak swasta. Dia percaya bahwa lumpur tersebut bisa dimanfaatkan tidak hanya di sungai, tetapi juga di area pertanian.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Implikasi Pembersihan Lumpur bagi Infrastruktur

Pada pertemuan tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan perlunya tindakan segera untuk membersihkan lumpur yang mengganggu aliran sungai-sungai besar di Aceh. Pembersihan ini diharapkan mempercepat distribusi bantuan dan alat berat ke lokasi yang terkena dampak banjir.

Sjafrie menambahkan, 'Kita lakukan dua sekaligus, satu adalah pendalaman, satu adalah yang membawa alat berat sehingga dia bisa masuk sekaligus membersihkan kayu-kayu dan sebagainya,' menyoroti pentingnya efisiensi dalam penanganan bencana.

Kerjasama dengan Ahli Teknik dalam Pembersihan

Prabowo juga menyarankan agar Kementerian Pertahanan dan TNI melanjutkan upaya pembersihan dengan melibatkan insinyur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan perusahaan-perusahaan terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses pembersihan dapat dilakukan dengan tepat.

Beliau menekankan, 'Kalau perlu dari perusahaan-perusahaan besar yang mampu engineering work skala besar, dredging,' menegaskan pentingnya kolaborasi untuk penanganan masalah ini.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Minat Swasta dalam Pemanfaatan Lumpur Banjir Aceh Memperkuat Upaya Penanganan Bencana

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!