BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 17:41 WIB

Awan Panas Menyapu Merapi, Wisatawan Terkejut dan BPPTKG Memberikan Imbauan

Awan Panas Menyapu Merapi, Wisatawan Terkejut dan BPPTKG Memberikan ImbauanAwan Panas Menyapu Merapi, Wisatawan Terkejut dan BPPTKG Memberikan Imbauan

Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitasnya dengan meluncurkan awan panas sejauh 2.000 meter pada Sabtu siang, 27 Desember 2025. Peristiwa ini terjadi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya mengarah ke Sungai Krasak.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Akibat erupsi ini, sejumlah wisatawan yang berada di kawasan tersebut merasa panik, walaupun ada warga yang tetap memilih untuk menyaksikan fenomena alam yang terjadi.

Imbauan BPPTKG untuk Keamanan Wisatawan

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) segera mengeluarkan imbauan kepada wisatawan untuk menjauhi kawasan berbahaya di sekitar Bunker Kaliadem, Sleman, DI Yogyakarta. Keamanan pengunjung menjadi prioritas utama mengingat status Gunung Merapi yang saat ini berada di level III atau siaga.

Imbauan ini dibuat untuk memastikan keselamatan semua pihak, mengingat potensi erupsi masih tetap ada. Masyarakat di sekitar kawasan juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap kondisi yang tidak menentu.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Daerah Rawan dan Penetapan Batas Wilayah Berbahaya

BPPTKG telah menentukan daerah-daerah yang berpotensi berbahaya akibat aktivitas gunung. Di antara zona rawan tersebut termasuk Sungai Boyong dengan rentang 5 kilometer dan Sungai Bedog, Krasak, serta Bebeng hingga 7 kilometer dari puncak gunung.

Rekomendasi tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa merugikan masyarakat. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di wilayah yang telah ditetapkan berbahaya.

Potensi Bahaya Lain dan Aktivitas Pengawasan

Selain awan panas yang baru terjadi, BPPTKG juga memperingatkan adanya potensi lahar hujan, terutama saat hujan mengguyur daerah sekitar puncak Gunung Merapi. Hal ini berpotensi menambah risiko yang dihadapi warga dan wisatawan.

Pengawasan aktivitas gunung akan terus dilakukan secara ketat. BPPTKG mengingatkan masyarakat tentang risiko gangguan akibat abu vulkanik dan menegaskan bahwa jika ada perubahan aktivitas signifikan, status Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Awan Panas Menyapu Merapi, Wisatawan Terkejut dan BPPTKG Memberikan Imbauan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!