BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 17:18 WIB

Mengatasi Stres: Efek dan Cara Penanganannya Terhadap Otak

Mengatasi Stres: Efek dan Cara Penanganannya Terhadap OtakMengatasi Stres: Efek dan Cara Penanganannya Terhadap Otak

Stres adalah hal yang hampir tidak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat memengaruhi banyak aspek fungsi otak kita. Penting untuk memahami apa yang terjadi pada otak saat kita mengalami stres.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Banyak penelitian menunjukkan bahwa stres berpengaruh dari perubahan kimia hingga efek jangka panjang, yang bisa berdampak serius pada kesehatan mental dan fisik.

Reaksi Kimiawi dan Respons Tubuh

Ketika stres terjadi, otak kita mengaktifkan respons 'lawan atau lari'. Respons ini melibatkan pelepasan hormon-hormon seperti adrenalin dan kortisol yang berfungsi untuk mempersiapkan tubuh menghadapi ancaman.

Pelepasan hormon ini meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, tetapi jika stres berlangsung lama, kadar kortisol yang tinggi bisa merusak sel-sel otak.

Sebuah studi oleh para ilmuwan di Universitas Harvard menunjukkan bahwa tingginya kadar kortisol dapat menyebabkan pengecilan hippocampus, bagian otak yang terlibat dalam memori dan pembelajaran.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Dampak Stres pada Fungsi Kognitif

Stres juga berdampak langsung pada kemampuan kognitif. Dalam keadaan tertekan, sulit untuk berkonsentrasi dan membuat keputusan yang tepat.

Penelitian dari Universitas California menunjukkan bahwa stres dapat mengganggu kemampuan menyelesaikan tugas yang memerlukan pemikiran kritis, karena aliran informasi ke area otak yang bertanggung jawab terhambat.

Lebih dari itu, stres dapat memperburuk kondisi mental seperti kecemasan dan depresi, menciptakan siklus negatif yang sulit diputus.

Dampak Jangka Panjang dan Cara Mengatasinya

Dampak stres tidak hanya sementara, terutama jika tidak dikelola dengan baik. Hal ini dapat berujung pada masalah kesehatan mental dan fisik yang lebih serius.

Para ahli menyarankan teknik manajemen stres seperti meditasi, olahraga, dan terapi. Dr. Richard Davidson, seorang psikolog dari Universitas Wisconsin, mengungkapkan, "Meditasi mindfulness terbukti dapat mengurangi aktivitas otak yang berhubungan dengan stres."

Melalui pendekatan yang tepat, kita dapat meminimalkan dampak buruk stres dan menjaga kesehatan otak kita.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengatasi Stres: Efek dan Cara Penanganannya Terhadap Otak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!