Pengalaman Pahit Pemilik Toyota Innova Zenix Hybrid Terendam Banjir
Seorang pemilik Toyota Innova Zenix Hybrid di Sumatera Utara membagikan pengalaman pahitnya setelah mobilnya terendam banjir, dengan biaya perbaikan mencapai sekitar Rp305 juta.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Fenomena ini menarik perhatian, mengingat biaya perbaikan kendaraan hybrid yang terendam banjir umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional.
Biaya perbaikan mobil hybrid setelah terendam air dapat meningkat secara signifikan, terutama karena kerusakan pada komponen elektrifikasi.
Komponen seperti baterai, inverter, dan sistem kelistrikan memiliki kerentanan tinggi terhadap kerusakan akibat air, menjadikannya sangat mahal untuk diperbaiki.
Contoh perbandingan lainnya menunjukkan bahwa biaya perbaikan sebelumnya untuk model yang sama bahkan mencapai Rp 171,6 juta, jumlah yang sudah dianggap setara dengan biaya membeli mobil baru.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum
Dalam kondisi cuaca ekstrem, pemilik kendaraan hybrid disarankan untuk menghindari menerobos banjir, karena risiko kerusakan bisa sangat tinggi.
Kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya pertimbangan perlindungan asuransi yang mencakup kerusakan akibat banjir, untuk mencegah beban biaya yang membengkak.
Kemampuan teknologi HEV yang ditawarkan oleh produk Toyota, yang mengintegrasikan motor listrik dan mesin konvensional, menjadi salah satu daya tarik, namun tetap harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap risiko lingkungan.
Desain kendaraan hybrid seperti Toyota Kijang Innova Zenix dirancang dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya genangan air, meski masih terdapat risiko kerusakan.
Meskipun komponen elektrifikasi sudah didesain tahan air, hal ini tidak menjamin kendaraan sepenuhnya kedap terhadap air, sehingga pemilik harus tetap berhati-hati.
Posisi baterai dan motor yang terletak rendah di bodi mobil menambah tantangan, dan kesadaran tinggi akan potensi risiko ini menjadi sangat penting untuk pemilik kendaraan.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: