BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 11:50 WIB

KH Zulfa Mustofa Dilantik Sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU: Tantangan dan Harapan Baru

KH Zulfa Mustofa Dilantik Sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU: Tantangan dan Harapan BaruKH Zulfa Mustofa Dilantik Sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU: Tantangan dan Harapan Baru

KH Zulfa Mustofa resmi dilantik sebagai Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Dengan komitmen menjaga keadaban sebagai santri, Zulfa berjanji akan menjalankan tugasnya dengan penuh kesungguhan.

Komitmen KH Zulfa Mustofa setelah Penetapan

Setelah pelantikannya, KH Zulfa Mustofa menegaskan komitmennya dengan menyatakan, "Saya berjanji, saya akan menjalankan amanah ini seadil-adilnya, sebersih-bersihnya, seikhlas-ikhlasnya, dan sesantun-santunnya menjaga keadaban sebagai santri." Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusan Zulfa dalam memimpin PBNU di tengah berbagai tantangan.

Dia menambahkan, pengurus PBNU di bawah kepemimpinannya akan bertekad untuk menjaga persatuan dalam organisasi. "Bahwa kami semua bertekad, bertekad sungguh-sungguh untuk bersatu," ungkap Zulfa, menekankan pentingnya kebersamaan di dalam tubuh organisasi.

Zulfa, yang merupakan keponakan dari Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin, juga mengungkapkan bahwa ia telah meminta restu dari Ma'ruf Amin sebelum diangkat. "Saya sudah minta restu beliau. Dan semoga insyaallah restu-restu semuanya membuat perjalanan ini menjadi lebih ringan," katanya.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Konflik Internal di PBNU dan Klaim Ketidakvalidan Rapat Pleno

Di sisi lain, Gus Yahya, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, menyatakan bahwa rapat pleno yang menetapkan Zulfa tidak sah. Ia mengkritik, "Ini sendiri kan secara aturan tidak bisa disebut Pleno," menunjukkan perlunya keterlibatan jajaran Tanfidziyah dalam pengambilan keputusan.

Gus Yahya menegaskan bahwa pleno tidak dapat dilaksanakan sewenang-wenang oleh jajaran Syuriyah. "Yang mengundang hanya Syuriyah, ini ndak bisa, karena harus, pleno itu harus diundang oleh Syuriyah dan Tanfidziyah," ungkapnya dengan tegas saat menjelaskan prosedur yang seharusnya:

Ia juga menekankan bahwa pleno tersebut tidak sah karena tidak melibatkan dirinya sebagai Ketua Umum yang sah. "Tidak melibatkan saya sebagai Ketua Umum yang sah," jelas Gus Yahya, menyoroti ketidakpuasan yang mungkin memicu gejolak lebih lanjut dalam organisasi.

Profil dan Harapan dari Pj Ketum PBNU

KH Zulfa Mustofa dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan penuh optimisme. Dalam idenya, ia mendeklarasikan, "Saya bukan siapa-siapa, saya santri daripada Rais Aam, dan juga santri Syuriyah PBNU," menggambarkan posisi dan peran penting para kiai dalam kepemimpinan serta di dalam organisasi.

Zulfa berharap dapat menyelesaikan konflik internal yang persisten dan terus mendorong kebersamaan di kalangan pengurus serta anggota. Harapan tersebut diucapkan dengan tekad mengedepankan persatuan untuk kemajuan PBNU.

Dengan jaringan yang kuat sebagai keponakan tokoh besar dalam organisasi dan negara, Zulfa berambisi untuk menjadikan PBNU sebagai organisasi yang lebih produktif dan berkontribusi nyata kepada masyarakat.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

KH Zulfa Mustofa Dilantik Sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU: Tantangan dan Harapan Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!