BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 15:10 WIB

Pengalaman Sulistia: Perjuangan Melawan Gagal Ginjal Sejak Usia Muda

Pengalaman Sulistia: Perjuangan Melawan Gagal Ginjal Sejak Usia MudaPengalaman Sulistia: Perjuangan Melawan Gagal Ginjal Sejak Usia Muda

Seorang wanita asal Tangerang, Sulistia, berjuang melawan gagal ginjal stadium 5 sejak usia 14 tahun. Kondisi ini bermula dari gejala yang disalahartikan sebagai gangguan asam lambung dan mengharuskannya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Dalam perjalanan ini, Sulistia menghadapi kesulitan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat meski berkali-kali berobat. Pengalamannya menjadi dorongan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam diagnosis penyakit, terutama pada usia muda.

Awal Gejala dan Salah Diagnosis

Sulistia merasakan gejala mencolok seperti bengkak di seluruh tubuh, mual, dan sesak napas. Selama hampir dua bulan, ia bolak-balik mengunjungi klinik, tetapi keluhannya selalu dianggap gangguan asam lambung.

Tak hanya itu, sejumlah dokter juga sempat menduga ia mengalami flek paru, yang mengakibatkan keterlambatan dalam penanganan. Kurangnya pemeriksaan lebih lanjut membuat kondisinya semakin memburuk.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Perawatan Intensif yang Diperlukan

Keadaan Sulistia semakin kritis hingga ia tidak sadarkan diri dan dilarikan ke IGD di rumah sakit. Diagnosis yang tepat muncul, yaitu gagal ginjal stadium 5, dan ia langsung dirawat di unit perawatan intensif selama dua minggu.

Di rumah sakit, Sulistia harus menjalani cuci darah secara rutin untuk mempertahankan hidupnya. Proses ini menjadi bagian penting dari pemulihan meski ia dalam keadaan koma.

Kondisi Terkini dan Kehidupan Sehari-hari

Setelah menjalani perawatan panjang, Sulistia mengungkapkan kondisi terkini yang relatif sehat meskipun harus membatasi jumlah cairan yang dikonsumsi. Ia menyatakan, "Paling kadang sesak aja kalau minum banyak karena minumnya sudah ditakar 600 ml seharian."

Pengalaman Sulistia menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam diagnosis penyakit. Banyak individu yang mengalami tantangan dalam mendapatkan perawatan kesehatan yang tepat, sehingga perlu untuk mencari pendapat kedua saat menghadapi gejala tidak biasa.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengalaman Sulistia: Perjuangan Melawan Gagal Ginjal Sejak Usia Muda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!