Banjir Lahar Menggenangi Permukiman di Lumajang Akibat Erupsi Gunung Semeru
Banjir lahar yang diakibatkan oleh erupsi Gunung Semeru menggenangi 15 rumah warga di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Ketinggian material banjir lahar mencapai 4 meter, membuat hancurnya rumah, dan hanya genting yang terlihat di antara tumpukan pasir.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menyatakan bahwa banjir lahar telah mengakibatkan kerusakan yang signifikan di permukiman warga.
'Banjir lahar yang meluap mengakibatkan 15 rumah warga di Dusun Sumber Langsep terdampak,' ujarnya.
Selain rumah, banjir lahar juga mengakibatkan sebuah masjid di dusun tersebut terimbun.
Tindakan evakuasi warga telah dilakukan di wilayah yang berpotensi terdampak lebih lanjut.
Hujan deras yang terus berlangsung sejak Sabtu pagi meningkatkan intensitas aliran banjir lahar ke daerah pemukiman.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dalam pantauan, material lahar mengalir melalui beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS), termasuk Sungai Regoyo di Desa Jugosari.
Besar aliran lahar mengakibatkan sungai tak mampu menampung debit air, sehingga luapan terjadi.
Hal ini memicu sinyal peringatan bagi warga di daerah rawan.
Petugas BPBD terus memantau kondisi terbaru di lapangan dan bersiap untuk memberikan bantuan.
Isnugroho menegaskan, 'Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: