PT Kereta Api Indonesia Catat Penghematan Biaya Melalui Teknologi Face Recognition
PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil menghemat biaya hingga Rp 375 juta dengan penerapan teknologi face recognition di 22 stasiun sepanjang tahun 2025.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Sebanyak 10.230.218 pelanggan telah memanfaatkan teknologi ini untuk mempercepat akses ke peron menjelang lonjakan perjalanan di akhir tahun.
Penggunaan teknologi face recognition oleh PT Kereta Api Indonesia terbukti memberikan kemudahan bagi pengalaman perjalanan penumpang. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa penerapan ini tervalidasi melalui penggunaan yang masif oleh pelanggan dari Januari hingga November 2025.
Dengan penerapan teknologi ini, terdapat pengurangan signifikan pada penggunaan kertas tiket sebanyak 25.576 rol. Proses boarding juga menjadi lebih efisien, memfasilitasi penumpang untuk mengakses peron dengan lebih cepat.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Menghadapi periode Nataru, KAI mempersiapkan layanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Anne menambahkan bahwa berbagai kota besar diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah penumpang, sehingga teknologi ini menjadi komponen penting dalam kesiapan operasional.
Hingga 7 Desember 2025, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 1.040.322 kursi, atau sekitar 33,48% dari total 3.107.503 tempat duduk yang tersedia.
KAI terus berupaya untuk meningkatkan layanan digital dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Penguatan layanan melalui teknologi face recognition diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan efisien bagi para pelanggan selama liburan akhir tahun.
Anne menekankan, "Permintaan tiket akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung dan periode Nataru belum dimulai. Kami mengimbau pelanggan untuk membeli tiket lebih awal melalui Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik."
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: