BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 11:20 WIB

Pemerintah Indonesia Berencana Menutup Impor Ilegal dan Produk White Label untuk Terbaik bagi UMKM

Pemerintah Indonesia Berencana Menutup Impor Ilegal dan Produk White Label untuk Terbaik bagi UMKMPemerintah Indonesia Berencana Menutup Impor Ilegal dan Produk White Label untuk Terbaik bagi UMKM

Pemerintah Indonesia telah merencanakan langkah tegas untuk menghentikan impor ilegal dan produk white label yang telah mengganggu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan bahwa tindakan ini penting agar pelaku UMKM dapat bersaing secara fair di pasar domestik.

Lonjakan Impor Pakaian Bekas dan Dampaknya pada UMKM

Impor pakaian bekas ke Indonesia mengalami lonjakan yang mencolok dalam lima tahun terakhir, dari 7 ton di 2021 menjadi 3.600 ton di 2024.

Sampai Agustus 2025, volume impor pakaian bekas sudah mencapai 1.800 ton, membuat banyak UMKM kesulitan mempertahankan operasi mereka di tengah persaingan yang tidak sehat.

Maman Abdurrahman menambahkan bahwa barang-barang impor ini menghadirkan kesulitan bagi UMKM lokal untuk mendapatkan pangsa pasar, mengingat produk luar bisa masuk tanpa melewati serangkaian sertifikasi yang ditetapkan untuk barang lokal.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Tantangan dalam Mengatur Produk White Label

Pemerintah juga menghadapi tantangan besar dalam menertibkan produk white label, yang merupakan barang diproduksi massal tanpa merek dan dilabeli di Indonesia.

Maman menegaskan bahwa pengawasan terhadap produk white label jauh lebih rumit karena asal-usul dan kualitas produk sering kali tidak jelas.

Produk lokal, yang harus memenuhi berbagai peraturan seperti NIB, sertifikasi halal, PIRT, SNI, dan BPOM, tidak mendapatkan persaingan yang adil di pasar.

Rencana Pengetatan Regulasi dan Peluang untuk UMKM

Dalam menghadapi situasi ini, Maman Abdurrahman mengungkapkan rencana pemerintah untuk melakukan pengetatan besar-besaran terhadap jalur impor ilegal dan produk white label dalam waktu dekat.

Ia menekankan keinginan pemerintah untuk menciptakan 'playing fair' di pasar Indonesia, dengan melibatkan dukungan dari kementerian terkait.

Pengetatan ini juga akan meliputi berbagai produk lainnya, seperti buah-buahan dan aksesori, termasuk jam tangan, untuk memastikan pasar Indonesia lebih bersih sebelum peluncuran produk lokal.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemerintah Indonesia Berencana Menutup Impor Ilegal dan Produk White Label untuk Terbaik bagi UMKM

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!