Lonvi Biosciences Kembangkan Pil Panjang Umur dari Ekstrak Biji Anggur
Lonvi Biosciences, sebuah perusahaan dari Shenzhen, China, tengah mengembangkan pil yang diharapkan dapat memperpanjang usia manusia lebih dari 100 tahun.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Pil anti-penuaan ini terbuat dari senyawa alami yang berasal dari ekstrak biji anggur, yang memberikan harapan baru dalam bidang bioteknologi.
China memiliki sejarah panjang dalam pencarian obat yang dapat memperpanjang umur, dimulai sejak era kaisar pertama Qin Shi Huang yang berusaha menemukan obat keabadian.
Meski kaisar tersebut meninggal pada usia 49 tahun akibat keracunan merkuri dari pil yang dikonsumsinya, pencarian ini tetap berlanjut hingga zaman modern.
Dalam beberapa bulan terakhir, investasi besar dari pemerintah dan sektor swasta telah menjadikan penelitian anti-penuaan sebagai suatu cabang ilmu yang mendapat pengakuan resmi.
China kini menjadikan industri umur panjang sebagai prioritas nasional, menggelontorkan miliaran dana untuk penelitian dan pengembangan dalam bidang ini.
Senyawa utama dalam pil panjang umur ini adalah procyanidin C1 (PCC1) yang diambil dari biji anggur, yang telah terbukti dalam penelitian sebelumnya mampu memperpanjang usia tikus.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Studi menunjukkan bahwa tikus yang diberi PCC1 dapat hidup 9,4 persen lebih lama dan 64,2 persen lebih lama sejak awal pengobatan.
Namun, sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Metabolism pada tahun 2021 mengindikasikan adanya kesalahan data meskipun artikel tersebut tidak ditarik kembali.
Duke Zheng, juru bicara Lonvi, menambahkan bahwa mereka telah berhasil mengisolasi molekul yang dapat membunuh 'sel zombie', yang merugikan sel-sel sehat, dan berpendapat bahwa kombinasi obat ini dengan gaya hidup sehat dapat memperpanjang umur manusia.
Dengan harapan hidup di China saat ini mencapi 79 tahun, langkah ini diharapkan dapat memenuhi keinginan publik untuk hidup lebih lama dan lebih sehat.
Lonvi berencana untuk memproduksi pil tersebut dalam bentuk kapsul dengan konsentrasi tinggi, yang membuka jalan baru dalam penerapan bioteknologi untuk kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: