BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 13:58 WIB

Kesepakatan Strategis AS-Arab Saudi: Penjualan F-35 dan Implikasinya

Kesepakatan Strategis AS-Arab Saudi: Penjualan F-35 dan ImplikasinyaKesepakatan Strategis AS-Arab Saudi: Penjualan F-35 dan Implikasinya

Amerika Serikat dan Arab Saudi baru saja menandatangani sejumlah kesepakatan besar, termasuk penjualan jet tempur siluman F-35, yang terjadi saat kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman ke Gedung Putih pada 18 November 2025.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Keputusan ini diambil di tengah keberatan dari Israel, yang khawatir terkait potensi hilangnya keunggulan militer mereka di kawasan Timur Tengah.

Kesepakatan Strategis AS-Arab Saudi

Gedung Putih mengumumkan penandatanganan kesepakatan yang mencakup bidang pertahanan dan energi nuklir sipil. Kesepakatan ini memungkinkan perusahaan pertahanan AS untuk beroperasi di Arab Saudi dengan lebih mudah.

Dalam pernyataan resmi, Presiden Trump mengatakan bahwa Saudi akan mendapatkan pesawat tempur 'dengan kualitas terbaik' dan menegaskan bahwa kedua negara merupakan sekutu yang hebat.

Namun, kritik datang dari Israel terkait penjualan F-35, dengan kekhawatiran bahwa hal itu bisa melemahkan posisi militer mereka. Organisasi Zionis Amerika (ZOA) menyebutkan, 'penjualan semacam ini akan secara substansial melemahkan keunggulan militer kualitatif Israel.'

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Regulasi Ekspor Senjata dan Implikasinya

ZOA juga mengingatkan bahwa penjualan jet tempur kepada Arab Saudi dapat melanggar regulasi hukum AS yang mengharuskan Washington untuk mempertahankan kemampuan Israel di tengah ancaman regional.

Laporan menyebutkan bahwa penjualan F-35 ke Saudi akan mencapai 48 unit, lebih banyak dibandingkan jumlah armada yang dimiliki oleh Israel saat ini. Hal ini menunjukkan potensi pergeseran kekuatan di kawasan, yang menjadi perhatian utama bagi pemerintah Israel.

Situasi ini menciptakan ketegangan lebih lanjut di kawasan yang sudah kompleks, menambah tantangan bagi stabilitas di Timur Tengah.

Investasi Strategis dan Masa Depan Kerjasama

Selain kesepakatan pertahanan, kedua negara juga menandatangani deklarasi bersama terkait energi nuklir sipil. Ini memberikan dasar hukum untuk kerjasama di bidang energi yang bernilai miliaran dolar.

Sebagai bagian dari paket kesepakatan, Arab Saudi berencana untuk memperluas investasi di Amerika Serikat hingga mencapai US$ 1 triliun, meningkat dari US$ 600 miliar sebelumnya.

Pernyataan dari Menteri Pertahanan Saudi menegaskan komitmen untuk memperdalam kemitraan strategis dengan AS dan meningkatkan stabilitas keamanan regional, yang menjadikan kesepakatan ini sangat signifikan bagi kedua negara.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesepakatan Strategis AS-Arab Saudi: Penjualan F-35 dan Implikasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!