Bencana Tanah Longsor di Cilacap: Tim SAR Temukan Korban Tewas Terbaru
Tim SAR gabungan telah menemukan dua lagi korban tewas akibat tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa, 18 November 2025.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Dengan penemuan tersebut, total korban yang berhasil dievakuasi menjadi 18 orang, sementara lima orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana tanah longsor di Cilacap terjadi pada Kamis, 13 November 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Longsor tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, tertimbun material longsor.
Atas insiden tersebut, sebanyak 46 jiwa terdampak langsung, dan 383 orang terpaksa mengungsi di beberapa lokasi, termasuk Balai Desa Cibeunying dan masjid setempat. Akibatnya, operasi evakuasi pun dilakukan untuk menyelamatkan para korban dan memberikan bantuan kepada pengungsi.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa tim pencarian kini tengah fokus terhadap lima orang yang masih hilang. Untuk itu, tim dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, dengan target pencarian pada hari ketujuh pasca-bencana.
Tim SAR menghadapi tantangan cuaca yang tidak mendukung, sehingga operasi pencarian sempat dihentikan sementara. Namun, mereka tetap waspada akan kemungkinan terjadinya longsor susulan di medan yang berpotensi berbahaya.
Longsor tersebut tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur. Sebanyak 16 rumah dilaporkan roboh atau hilang, sedangkan 25 rumah lainnya terancam oleh kondisi tanah yang tidak stabil.
Untuk mendukung para pengungsi, tim tanggap darurat memfokuskan pemenuhan kebutuhan dasar mereka, serta melakukan pemantauan risiko longsor susulan. Pengungsi saat ini dihimpun di tempat-tempat yang lebih aman untuk mengurangi risiko.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: