BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 12:40 WIB

Operasi Zebra Jaya 2025: Peningkatan Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Barat

Operasi Zebra Jaya 2025: Peningkatan Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta BaratOperasi Zebra Jaya 2025: Peningkatan Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Barat

Operasi Zebra Jaya 2025 di Jakarta Barat mengungkapkan peningkatan pelanggaran lalu lintas, terutama dalam praktik menutupi pelat nomor kendaraan. Temuan ini disampaikan oleh petugas selama patroli di Jalan Letjen S Parman, Grogol Petamburan, pada 17 November 2025.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum

Kepolisian mencatat banyak pengendara, khususnya sepeda motor, menggunakan beragam bahan untuk menutupi pelat nomor mereka. Hal ini menimbulkan perhatian tersendiri, terutama karena sebagian besar pelanggar mengaku tidak menyadari pelat mereka tertutup.

Pelanggaran Menonjol dalam Operasi Zebra

Selama acara Operasi Zebra Jaya 2025, petugas menemukan banyak pengendara yang menutupi pelat nomor kendaraan mereka dengan berbagai jenis bahan. Hal ini mulai dari menggunakan stiker besar hingga bungkus rokok untuk menutupi pelat nomor mereka.

Meskipun tidak ada tindakan tilang pada hari pertama operasi, banyak pelanggar yang tidak merasa bersalah dan mengklaim tidak menyadari penutupan pelat yang mereka lakukan. Seorang pengemudi ojek online menyatakan, "Wah, saya enggak tahu, Pak… saya enggak masang," menunjukkan rendahnya kesadaran pengendara mengenai pentingnya keterbukaan pelat nomor.

Menurut Kanit Lantas Polsek Kembangan, AKP Karta, penutupan pelat nomor seringkali merupakan langkah strategis untuk menghindari tilang elektronik. "Rata-rata roda dua ya, alasannya semata-mata menghindari ETLE," tegasnya.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Peneguran oleh Petugas dan Kooperatifnya Pengendara

Walaupun tidak ada penindakan tilang di hari pertama, petugas fokus pada edukasi dan peneguran terhadap pelanggar. Dari hasil komunikasi, semua pengendara terbukti kooperatif meskipun mereka menutupi pelat nomor kendaraannya.

AKP Karta menambahkan, "Tidak ada yang protes. Mereka semuanya kooperatif, mungkin karena memang belum ada penindakan," mencerminkan bahwa pengendara cenderung patuh saat tidak ada tindakan tegas saat itu.

Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelengkapan dan transparansi pelat nomor kendaraan, demi keselamatan bersama.

Rencana Penyebaran Lokasi Razia

Operasi Zebra ini dimulai di Tomang sebagai langkah awal dalam pelaksanaan razia yang akan menyebar ke berbagai lokasi di Jakarta. Rencana razia berikutnya mencakup kawasan Grogol, Slipi, Cengkareng, Daan Mogot, dan Tamansari.

Kepolisian berpendapat bahwa metode ini dapat meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya diwarnai oleh peningkatan jumlah kendaraan di jalan. Upaya ini bertujuan untuk mencegah pelanggaran lalu lintas yang lebih serius di masa mendatang.

Dengan langkah-langkah tegas dan edukatif dalam penegakan hukum, diharapkan masyarakat dapat lebih patuh pada peraturan lalu lintas di Jakarta.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Operasi Zebra Jaya 2025: Peningkatan Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Barat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!