BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 19:13 WIB

Presiden Prabowo Tanggapi Fenomena Perundungan di Sekolah

Presiden Prabowo Tanggapi Fenomena Perundungan di SekolahPresiden Prabowo Tanggapi Fenomena Perundungan di Sekolah

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini memberikan tanggapan tegas terhadap meningkatnya kasus perundungan di kalangan siswa sekolah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk melindungi hak-hak anak dalam lingkungan pendidikan.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Pernyataan tersebut disampaikan saat peluncuran digitalisasi pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 17 November 2025.

Pernyataan Presiden Prabowo

Dalam konferensi pers di Bekasi, Prabowo menekankan, "Ya, (perundungan) itu harus kita atasi ya." Tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat sangat dibutuhkan untuk mencegah perundungan terus berlanjut.

Komitmen pemerintah dalam melindungi anak-anak dari kekerasan sangat jelas. Lingkungan belajar yang aman diharapkan dapat membentuk karakter positif generasi muda.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Kasus-kasus Perundungan Terkini

Beberapa insiden perundungan mencolok belakangan ini menarik perhatian publik, termasuk ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara pada 7 November 2025. Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan bahwa pelaku diduga merupakan korban perundungan oleh teman sebaya.

Di samping itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga melaporkan dugaan kasus perundungan di SMP di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kasus tersebut menjadi viral setelah video perundungan beredar, menunjukkan seorang siswa mendapatkan pukulan dan ejekan.

Dampak Perundungan di Lingkungan Sekolah

Kasus perundungan di SMPN 19 Kota Tangerang Selatan, Banten, melibatkan seorang siswa berusia 13 tahun berinisial MH. Menurut informasi, MH mengalami kesehatan memburuk akibat perundungan, dan dilaporkan meninggal pada 16 November setelah satu minggu dirawat.

Kejadian-kejadian ini meningkatkan urgensi untuk mengambil tindakan pencegahan ketat di sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan dapat menerapkan kebijakan yang lebih efektif dalam melindungi anak-anak dari kekerasan.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Presiden Prabowo Tanggapi Fenomena Perundungan di Sekolah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!