BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 11:35 WIB

BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis yang Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis yang Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di IndonesiaBMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis yang Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis, yakni 97S dan 98S, yang dapat memicu cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Meskipun kedua bibit siklon ini memiliki kemungkinan rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis, dampaknya tetap perlu diwaspadai oleh masyarakat.

Deteksi dan Karakteristik Bibit Siklon Tropis 97S

BMKG menginformasikan bahwa Bibit Siklon Tropis 97S terdeteksi di koordinat 11.8°LS dan 120.8°BT, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot (sekitar 46 km/jam) dan tekanan udara minimum sebesar 1009 hPa.

Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, menjelaskan, "Namun demikian, bibit 97S berpotensi memberikan dampak secara tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan gelombang di perairan Indonesia."

Dampak yang diantisipasi termasuk hujan lebat di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Jateng, DI Yogyakarta, Jatim, Bali, dan NTB.

Selain itu, wilayah NTT dan NTB diharapkan bersiap menghadapi potensi angin kencang yang dapat menimbulkan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter di berbagai perairan selatan Indonesia.

Informasi Mengenai Bibit Siklon Tropis 98S

Bibit Siklon Tropis 98S terdeteksi pada 15 November 2025, pukul 01.00 WIB, di Samudra Hindia barat daya Bengkulu, dengan pusat sistem berada pada 8.2°LS dan 101.4°BT.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Kecepatan angin maksimum pada bibit ini mencapai 20 knot (37 km/jam) dan tekanan minimum sekitar 1007 hPa di pusatnya.

Andri Ramdhani, Direktur Meteorologi Publik BMKG, menyatakan bahwa meskipun 98S menunjukkan peluang intensifikasi yang rendah, "masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan Indonesia."

Dampak yang bisa terjadi termasuk hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jawa Barat, serta potensi gelombang tinggi di beberapa perairan.

Pentingnya Pemantauan dan Kewaspadaan

BMKG mengingatkan pentingnya pemantauan perkembangan kedua bibit siklon secara berkesinambungan untuk memberikan informasi terkini kepada publik.

"BMKG melalui TCWC Jakarta terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kedua bibit siklon tersebut," ungkap Andri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis yang Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!