Presiden Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Raja Yordania
Presiden Prabowo Subianto telah menerima medali kehormatan tertinggi "Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda" dari Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Merdeka, Jakarta. Penghargaan ini menjadi simbol kehormatan bagi pemimpin negara seperti Prabowo dari Yordania.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Proses penyerahan medali berlangsung penuh keakraban, di mana Raja Abdullah menyematkan medali di bahu Presiden Prabowo dan keduanya berpelukan sebagai tanda persahabatan antara Indonesia dan Yordania.
Medali "Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda" merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Raja Abdullah II. Penghargaan ini secara tradisional diberikan kepada raja, pangeran, dan pemimpin negara lainnya, mencerminkan prestasi tinggi.
Selain itu, medali ini juga dapat dianugerahkan kepada individu, baik sipil maupun militer, yang telah menunjukkan jasa luar biasa. Penghargaan ini memberikan pengakuan terhadap kontribusi dari penerimanya yang dihormati.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Yordania telah terjalin selama 74 tahun. Sejak pembukaan hubungan diplomatik pada Oktober 1951, kedua negara telah berhasil membangun ikatan yang kuat.
Presiden Prabowo juga mengingat bagaimana ia diterima baik oleh mendiang Raja Hussein bin Talal lebih dari dua dekade lalu. Kenangan tersebut memperkuat hubungan emosional dan sejarah antara kedua negara.
Selama pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan harapannya untuk menemukan peluang kerja sama baru antara kedua negara di tengah dinamika geopolitik saat ini. Ia menyampaikan keinginan untuk mengembangkan kerjasama yang lebih erat, khususnya di sektor pendidikan dan pelatihan.
Menanggapi hal ini, Raja Abdullah II menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas Indonesia-Yordania. Ia menyatakan kebanggaannya dapat menyebut Prabowo sebagai sahabatnya dan berharap dialog yang dilakukan bisa membuka lebih banyak peluang bagi kedua negara.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: