Ancaman Banjir di Jakarta dan Upaya Penanganannya
Mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengingatkan potensi banjir yang mengintai pusat kota jika tanggul laut di Pantai Mutiara jebol.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Ia menegaskan, "Jika (tanggul Pantai Mutiara) jebol air laut pasang dan hujan turun, bisa banjir sampai Monas," dalam sebuah wawancara.
Dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir, Ahok melanjutkan proyek normalisasi Waduk Pluit yang dilakukannya saat masih menjabat sebagai gubernur.
Ia melakukan pembebasan lahan karena waduk tersebut dipenuhi dengan ratusan bangunan semipermanen, sehingga kapasitas tampung air waduk tidak optimal.
Setelah proses tersebut, pengerukan lumpur di dasar waduk dilakukan untuk meningkatkan kedalaman menjadi lima meter dari sebelumnya yang hanya dua meter.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah banjir dan melindungi kawasan Pluit dari dampak buruk jika tanggul di Pantai Mutiara jebol.
Kondisi tanggul Pantai Mutiara saat ini menjadi sorotan publik, terutama setelah sebuah video menunjukkan tinggi air laut yang mendekati ketinggian tanggul.
Tanggul tersebut membentang sekitar 1,2 kilometer, dengan ketinggian sekitar satu meter dan lebar antara 10 hingga 15 sentimeter.
Walaupun terlihat kokoh, masih ada kemungkinan air meluber ke jalan saat gelombang tinggi terjadi, menyebabkan potensi dampak yang lebih besar.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Agus Suyanto, Komanda Regu Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, menjelaskan bahwa "air dari ombak" membuat jalan di sekitar tetap berisiko, meski tanggul dianggap tidak retak.
Pengamat tata kota, Trubus Rahadiansyah, menyatakan bahwa jika tanggul Pantai Mutiara jebol, dampaknya dapat menyebar hingga pusat kota Jakarta.
Dia memperingatkan, "Bisa juga bukan hanya utara yang merasakan dampaknya, tetapi radiusnya mungkin bisa berpuluh-puluh kilometer."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: