BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 12 NOVEMBER 2025 • 14:42 WIB

Pertemuan Hangat Prabowo dan Albanese: Kesepakatan Keamanan Indonesia-Australia

Pertemuan Hangat Prabowo dan Albanese: Kesepakatan Keamanan Indonesia-AustraliaPertemuan Hangat Prabowo dan Albanese: Kesepakatan Keamanan Indonesia-Australia

Presiden Prabowo Subianto bertemu langsung dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, di Kirribilli House, Sydney. Pertemuan ini dipenuhi suasana akrab dan disertai sambutan istimewa menggunakan alat musik bagpipe, yang menjadi favorit Prabowo.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Dalam konferensi pers yang mengikuti pertemuan bilateral, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Albanese, sekaligus menyinggung kualitas intelijen tim Perdana Menteri tersebut dengan nada bercanda.

Sambutan Hangat Menggunakan Bagpipe

Setelah pertemuan, Prabowo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Albanese dalam konferensi pers, menyatakan, "Sekali lagi, Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri, terima kasih banyak telah menerima saya dengan begitu baik."

Beliau juga mengomentari keahlian intelijen tim PM Albanese, mengungkapkan, "Anda tahu, saya pikir intelijen Anda sangat bagus. Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi saya diterima dengan bagpipe. Terima kasih banyak," sambil tertawa.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Kesepakatan Keamanan Bilateral

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin mengumumkan kesepakatan baru mengenai keamanan antara Indonesia dan Australia. PM Albanese menegaskan pentingnya perjanjian tersebut, mengatakan, "Hari ini saya berdiri di samping sahabat saya, Presiden Indonesia Bapak Prabowo Subianto, untuk menyampaikan pengumuman yang bersejarah."

Albanese menyatakan bahwa negosiasi mengenai kesepakatan tersebut telah mencapai tahap substansial dan perjanjian ini rencananya akan ditandatangani di Indonesia pada awal tahun 2026.

Kunjungan Kembali PM Albanese

Albanese juga mengungkapkan rencana untuk mengunjungi Indonesia kembali pada Januari 2026. "Saya berharap dapat berkunjung ke Indonesia pada bulan Januari tahun depan atas undangan Presiden untuk secara resmi menandatangani perjanjian baru setelah melalui proses domestik kita," ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, dengan penekanan pada keamanan dan stabilitas regional.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pertemuan Hangat Prabowo dan Albanese: Kesepakatan Keamanan Indonesia-Australia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!